Kakorlantas Matangkan Skema Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kepadatan Arus Mudik

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan kesiapannya dalam mengelola arus lalu lintas di jalan tol saat puncak arus mudik dan arus balik, dengan mengedepankan teknologi digital untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.

"Berkaitan dengan tata kelola jalan tol tentunya pada saat puncak arus nanti, apakah menghadapi arus mudik dan balik, tentunya Korlantas Polri dengan stakeholder akan selalu berkolaborasi,” ujar Agus dalam siaran persnya, Minggu (1/3).

BACA JUGA: Alasan Bareskrim Polri Boyong 6 Anak Buah AKBP Didik ke Jakarta, Oh Ternyata

Korlantas Polri akan menggunakan teknologi digital dalam menerapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas. Skema yang disiapkan meliputi alih arus, penjagaan, hingga penerapan contraflow dan one way nasional.

"Korlantas Polri menggunakan teknologi digital saat akan melakukan manajemen rekayasa lalu lintas, baik alih arus, baik penjagaan, hingga contraflow, one way nasional, dan seterusnya,” kata dia.

BACA JUGA: Tes Urine Anggota Polri Jangan Cuma Formalitas dan Gimik

Penerapan contraflow saat arus mudik dan balik dilakukan berdasarkan parameter tertentu guna memastikan kebijakan tersebut tepat sasaran dan efektif memperlancar arus kendaraan.

"Pada saat arus mudik dan arus balik tentunya kami akan melakukan rekayasa lalu lintas contraflow, inipun juga ada parameter-parameter bagaimana kami mengeksekusi, sehingga kami bisa memperlancar perjalanan para pemudik, dan termasuk arus balik,” tambah Kakorlantas.

BACA JUGA: Pengumuman: Polda Lampung Terapkan Delay System saat Mudik Lebaran

Salah satu parameter yang digunakan adalah jumlah kendaraan per jam yang terpantau melalui radar dan sistem traffic counting.

"Parameter itu tentunya akan kita lihat radar, ketika satu jam berturut-turut 4.500 hingga 5.000 dalam satu jam, ini akan kami berlakukan contraflow lajur 1. Demikian juga apabila sudah 6.400, ini juga akan kami melakukan contraflow lajur 2,” jelas Kakorlantas.

Selain itu, kebijakan one way nasional maupun one way sepenggal juga akan diterapkan berdasarkan pembaruan data pemantauan lalu lintas secara real time.

"Kami akan melakukan one way nasional atau one way sepenggal di wilayah one way nasional, tentunya update terakhir dari teknologi pemantauan arus lalu lintas, baik itu melalui drone presisi, juga radar yang ada di Jasa Marga,” kata Kakorlantas.

Apabila traffic counting menunjukkan angka yang sangat tinggi dan contraflow dua lajur telah diterapkan, maka opsi one way nasional akan diberlakukan.

"Tentunya traffic counting yang sudah cukup tinggi, termasuk contraflow 2 lajur, nanti akan kita buka one way nasional. Itulah cara-cara Korlantas hadir bekerja menggunakan teknologi dan update traffic counting, termasuk flow di bidang lintas akan kami hitung dengan cara-cara teknologi,” pungkas dia. (cuy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengamanan Lebaran 2026, Korlantas Polri: Mudik adalah Cerita Keluarga, Tugas Kami Menjaganya


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
⁠Dampak Timur Tengah Membara ke Penerbangan dari dan ke Indonesia
• 49 menit laludetik.com
thumb
Ngamuk, Telanjang dan Sekap 3 Perempuan di Gang Batu Banama, Pemuda Dibogem Warga
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Akun TikTok Vilmei Diblokir Permanen, 68,8 Juta Pengikut Hilang dan Potensi Kerugian Capai Miliaran
• 20 jam laluintipseleb.com
thumb
Indef: Perang AS-Israel vs Iran Beri Tekanan Berlapis ke Ekonomi Indonesia
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Puasa Keenam Belas: Mengendalikan “Api” dalam Diri Sebelum Ia Membakar Segalanya
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.