VIVA – Pembahasan tentang tanda-tanda kiamat selalu menarik perhatian umat Islam dari masa ke masa. Dalam literatur hadits dan tafsir, para ulama telah banyak menjelaskan tentang tanda-tanda besar kiamat (asy-sā‘ah), meskipun mereka berbeda pendapat mengenai urutan dan waktu terjadinya.
Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa persoalan urutan tanda-tanda kiamat bukanlah perkara sederhana. Bahkan, sebagian ulama menegaskan bahwa hadits-hadits yang menyebutkan tanda-tanda kiamat tidak selalu dimaksudkan untuk menunjukkan kronologi yang pasti.
Karena itu, memahami tanda-tanda kiamat perlu dilakukan dengan pendekatan ilmiah, merujuk pada hadits sahih dan penjelasan para ulama muktabar. Berikut informasi selengkapnya, sebagaimana dirangkum dari NU Online, Senin, 2 Maret 2026.
Salah satu hadits paling masyhur mengenai tanda-tanda kiamat diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab sahihnya. Hadits ini berasal dari Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari, yang menceritakan sabda Rasulullah SAW berikut:
عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ مَا تَذَاكَرُونَ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ قَالَ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأَجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنْ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ
Artinya, “Dari Hudzaifah bin Asid Al-Ghifari berkata, Rasulullah SAW menghampiri kami saat kami tengah membicarakan sesuatu. Ia bertanya, ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Kami menjawab, ‘Kami membicarakan kiamat.’ Ia bersabda, ‘Kiamat tidaklah terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya.’ Rasulullah menyebut kabut, Dajjal, binatang (ad-dābbah), terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam AS, Ya'juj dan Ma'juj, tiga gerhana; gerhana di timur, gerhana di barat dan gerhana di jazirah Arab dan yang terakhir adalah api muncul dari Yaman menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka.’”
Hadits ini menjadi dasar utama pembahasan tentang sepuluh tanda besar kiamat (kiamat kubra).
Daftar 10 Tanda-Tanda Besar Kiamat
Berdasarkan hadits di atas, berikut sepuluh tanda kiamat kubra:
1. Munculnya kabut (dukhan)
2. Munculnya Dajjal
3. Munculnya Dabbah
4. Terbitnya matahari dari barat
5. Turunnya Nabi Isa bin Maryam AS
6. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
7. Gerhana di timur
8. Gerhana di barat
9. Gerhana di jazirah Arab
10. Api yang muncul dari Yaman menggiring manusia ke tempat berkumpul
Namun demikian, para ulama berbeda pendapat mengenai urutan kemunculannya. Sebagian riwayat menyebutkan bahwa tiga gerhana menjadi tanda awal. Ada pula pandangan bahwa sebagian peristiwa telah terjadi pada masa Rasulullah SAW, sementara yang lain masih akan terjadi di masa mendatang.





