Peta Merah Mudik Jateng 2026: Waspadai 46 Titik Macet dan 23 Zona Rawan Bencana

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta memetakan ruas jalan yang rawan terhadap bencana dan kemacetan arus lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran 2026. Hal ini sebagai upaya mitigasi lonjakan arus kendaraan sekaligus potensi gangguan akibat cuaca ekstrem.

Berdasarkan pemetaan BBPJN Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, setidaknya terdapat 46 titik rawan kemacetan dan 23 titik rawan bencana di jalur nasional Jawa Tengah yang perlu diwaspadai para pemudik.

Baca Juga :
Menhub: Tiket Pesawat Mudik Lebaran 2026 Diskon 18 Persen
Posko Lebaran Enggak Cuma Buat Cek Kondisi Kendaraan

Kepala BBPJN Jateng dan DIY, Moch Iqbal Tamher, menjelaskan bahwa titik rawan kemacetan tersebar luas di jalur Pantura, jalur tengah, hingga jalur selatan.

Sebagian besar titik kepadatan ini terkonsentrasi di kawasan pasar tumpah, perlintasan sebidang kereta api, simpang padat kendaraan, serta akses keluar-masuk jalan tol.

Jalur Pantura tetap menjadi koridor paling krusial karena beban volumenya yang tinggi dari kendaraan logistik, bus antarkota, hingga kendaraan pribadi dari arah barat.

Selain persoalan kemacetan, ancaman bencana alam juga menjadi perhatian serius dengan rincian 14 titik rawan banjir dan 9 titik rawan longsor. Potensi banjir membayangi sejumlah ruas vital seperti Jalan Kaligawe Semarang, ruas Sayung di perbatasan Semarang-Demak, Jalan Walisongo, serta ruas Kendal di jalur Pantura.

Genangan air juga diidentifikasi berpotensi muncul di ruas Pemuda Brebes, Prupuk hingga batas Tegal/Banyumas, Sidareja menuju Simpang 3 Jeruklegi, Sampang-Buntu, Klampok-Banjarnegara, Lingkar Selatan Klaten, hingga kawasan Palur-Sragen. Wilayah-wilayah ini umumnya berada di dataran rendah atau memiliki riwayat genangan tinggi saat curah hujan meningkat atau fenomena rob terjadi.

Sementara itu, ancaman tanah longsor didominasi oleh jalur selatan dan wilayah perbukitan yang memiliki karakteristik tanah labil. Beberapa ruas yang masuk kategori zona merah longsor meliputi jalur Batas Jawa Barat-Karangpucung hingga Wangon, Ajibarang-Wangon, Wangon menuju batas Banyumas/Cilacap, Patikraja-Rawalo, serta akses Batas Kota Banjarnegara menuju Wonosobo.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BBPJN menyiagakan 18 posko Lebaran di koridor strategis. Di wilayah barat, posko tersedia di ruas Batas Tegal/Brebes-Prupuk dan Batas Tegal-Pemalang.

Untuk wilayah tengah dan timur, posko disiagakan di Alas Roban, Jalan Walisongo, batas Semarang-Demak, hingga ruas Pati dan Rembang. Jalur selatan juga diperkuat dengan posko di Bawen-Salatiga, Kartosuro-Klaten, Purwokerto-Patikraja, Klampok, hingga Wawar-Congot.

Baca Juga :
Begini Persiapan Transportasi Umum Jelang Lebaran 2026
Pramono Bakal Keluarkan SE Imbauan Mudik Lebaran 2026
Mudik Lebaran dengan Mobil Listrik? Ini 7 Trik Agar Perjalanan Lancar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jumlah Korban Keracunan MBG SPPG Simpang Meningkat
• 23 jam lalurealita.co
thumb
Serangan AS-Israel ke Iran, Pengusaha Kapal Kontainer Umumkan Hindari Rute Teluk Persia
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Menang atas Crystal Palace, MU Naik ke Posisi Tiga Klasemen Sementara
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
MK Putuskan Tidak Terima Gugatan Hasto Kristiyanto Terkait Perintangan Penyidikan di UU Tipikor
• 15 menit lalukompas.tv
thumb
Emak-Emak Gagalkan Pencurian Motor saat Berbuka Puasa di Depok
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.