Emas Mengamuk dan Tembus US$ 5.300, Ramalan Harga Terbaru Bikin Ngeri

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Pexels

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia diramal akan semakin moncer karena permintaan sebagai safe haven meningkat di tengah kerusuhan perang antara AS-Israel Vs Iran yang makin panas.

Laporan mengenai korban jiwa dan kerusakan infrastruktur setelah perang pecah pada Sabtu pekan lalu (28/2/2026) terus bertambah, memicu kekhawatiran global dan meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan.

Situasi ini langsung tercermin pada pergerakan harga emas yang kembali menjadi sorotan sebagai aset lindung nilai di tengah gejolak geopolitik.

Pada hari ini, Senin (2/3/2026) pukul 06.28 WIB, harga emas sudah terbang 1,4% ke US$ 5360,49 per troy ons. Ini adalah kali pertama emas kembali menyentuh level US$ 5300 setelah Desember 2025.

Melansir data Refinitiv, harga emas global ditutup di level US$5.277,29 atau menguat 1,74% pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Level tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir atau sejak 30 Januari 2026. Secara mingguan, harga emas global bahkan menguat 3,41%.


(mae/mae) Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serangan Drone Hantam Bandara Kuwait di Tengah Ketegangan AS-Israel vs Iran | KOMPAS PAGI
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Menteri PU: Diskon Tarif Jalan Tol 30 Persen Dimulai H-9 Lebaran
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menemukan Kembali Jalan Politik Bebas-Aktif Indonesia
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Pemimpin Iran Tewas, JK Kritik Keras Kekejaman AS-Israel
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ada Gudang Tembakau di Dusun Kesamben, Porong Sidoajo, Kasun dan Kades Saling Lempar Tanggung Jawab
• 23 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.