Ikon The Beatles ini baru saja melakukan wawancara di situs resmi miliknya paulmccartney.com, Kamis (26/2). Mereka pun membahas tentang film Man on the Run milik McCartney, yang dirilis tahun 2025, sebelum menyentuh topik tentang film favoritnya.
Terungkap bahwa ia lebih senang menonton film serta dokumenter ketimbang serial panjang. Salah satu karya yang sangat membekas dengannya adalah film Cow (2021) tentang kehidupan sehari-hari seekor sapi perah.
“Ini cukup ekstrem, tapi sangat bagus. Ini mengingatkan saya pada lagu Linda (McCartney) dengan judul yang sama, yang sama kuatnya,” ucapnya.
Baca Juga :
Paul McCartney Kerap Berkhayal John Lennon Masih Hidup, Ini AlasannyaKetika ditanya tentang empat karya pilihannya, McCartney menyebut beberapa judul film, mulai dari dokumenter lawas hingga film horor karya sutradara Jordan Peele.
“The Girl Can’t Help It, saya selalu menyukai film itu dan sudah menontonnya berulang kali. On the Waterfront, dengan Marlon Brando, film fantastis. Get Out, saya rasa Jordan Peele melakukan hal yang hebat dengan film itu. Dan The Last Waltz – Itu bagus untuk melengkapi semuanya,” ungkap McCartney.
Akun Letterboxd Paul McCartney (Foto: Medcom)
Ia kemudian secara resmi bergabung dengan Letterboxd dan mencantumkan film-film di atas sebagai favoritnya. McCartney juga sempat mengulas dokumenter terbarunya, Paul McCartney: Man On The Run dan menyebut bahwa menonton film itu terasa seperti "melihat sepotong masa hidupku yang berlalu di depan mata."
“Ini luar biasa karena film ini penuh dengan berbagai emosi dan sudut pandang. Salah satu hal yang paling berarti bagi saya adalah melihat begitu banyak adegan Linda, yang sangat bagus bagi saya dan anak-anak,” tambahnya.
Baca Juga :
Rekomendasi Film Dokumenter Netflix Berdasarkan Kisah Nyata, Ada Kasus di IndonesiaAda beberapa adegan yang ia anggap memalukan untuk ditunjukkan di dokumenter tersebut. Paul McCartney bahkan meminta Morgan Neville, sang sutradara, untuk menghapus momen ketika ia menyanyikan “Mary Had A Little Lamb” dengan dekorasi hidung merah.
“Saya pikir, ‘Mungkin kita tidak membutuhkannya’. Tapi dia bilang, ‘Tidak, itu cocok, dan bahwa naik-turunnya membuat akhir cerita terasa lebih bermakna’. Saya pikir dia benar,” kenangnya.
Disutradarai oleh Morgan Neville, Paul McCartney: Man On The Run mengisahkan karier musisi tersebut, termasuk kemunculan band barunya Wings, setelah bubarnya The Beatles.
Dokumenter ini menampilkan rekaman arsip bersamaan dengan wawancara McCartney, Mick Jagger, Chrissie Hynde, Sean Ono Lennon, dan putri-putri Paul, Mary dan Stella McCartney.
Paul McCartney: Man On The Run sudah bisa disaksikan di Prime Video.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)





