JAKARTA, DISWAY.ID - Iran Klaim Serang USS Abraham Lincoln, Ketegangan Teluk dan Selat Hormuz Memanas.
Iran serang USS Abraham Lincoln menjadi klaim terbaru dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di tengah meningkatnya konflik Iran AS Israel di kawasan Teluk.
Dalam pernyataan resmi terkait IRGC serang kapal induk AS, pihak Garda Revolusi Iran menyebut kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln menjadi target serangan rudal balistik.
Ketegangan konflik Iran AS Israel semakin tajam setelah laporan menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara yang diduga melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
BACA JUGA:Konflik Iran–Israel Memanas! Menhub Dudy Minta Maskapai Waspada, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
IRGC Klaim Empat Rudal Hantam USS Abraham LincolnDalam pernyataan yang dikutip media lokal, IRGC serang USS Abraham Lincoln dengan meluncurkan empat rudal balistik ke arah kapal induk tersebut.
Pernyataan resmi terkait Iran serang kapal induk AS di Teluk menyebut bahwa kawasan darat dan laut akan menjadi “kuburan para agresor” jika konflik Iran AS Israel terus berlanjut.
Kapal induk USS Abraham Lincoln dilaporkan telah beroperasi di Laut Arab sejak akhir Januari sebagai bagian dari pengerahan militer AS di kawasan Timur Tengah.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari militer Amerika Serikat terkait klaim IRGC serang kapal induk AS maupun laporan kerusakan atau korban jiwa.
BACA JUGA:Gawat! Ada 4 Kapal Pertamina di Timur Tengah saat Konflik Iran vs AS-Israel Berkecamuk
Selat Hormuz Ditutup, Maersk Hentikan PelayaranDi tengah eskalasi konflik Iran AS Israel, isu Selat Hormuz ditutup turut memicu kekhawatiran global.
Perusahaan pelayaran kontainer terbesar dunia, Maersk, mengumumkan penghentian sementara seluruh transit kapal melalui jalur strategis tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Maersk menyebut keputusan menghentikan pelayaran di Selat Hormuz diambil demi alasan keamanan awak kapal dan kargo.
Sebelumnya, IRGC juga menyampaikan pengumuman terkait penutupan Selat Hormuz akibat konflik Iran AS yang semakin memanas.
Sebagai jalur vital perdagangan energi dunia, Selat Hormuz memiliki peran krusial dalam distribusi minyak mentah dan gas dari negara-negara Timur Tengah ke pasar internasional.
- 1
- 2
- »





