Denza mengumumkan pembaruan pada salah satu model mereka Z9GT yang kini dibenamkan baterai baru. Kapasitasnya bengkak lebih dari 100 kWh dan membuatnya dapat menempuh jarak ribuan kilometer dalam sekali isi daya.
Dilansir Gasgoo, Denza Z9GT memiliki beberapa varian yang dibedakan berdasarkan kapasitas baterai hingga sistem penggerak. Pertama adalah konfigurasi dinamo tunggal berpenggerak belakang dan dinamo ganda berpenggerak semua roda.
Untuk varian RWD (Rear Wheel Drive) memiliki motor listrik penggerak berkekuatan 370 kW dengan dua pilihan kapasitas baterai 102,326 kWh dan 122,296 kWh yang menjanjikan daya jelajah hingga 880 kilometer, 905 kilometer, 1.036 kilometer, dan 1.068 kilometer.
Sedangkan yang varian penggerak semua roda menyimpan baterai berkapasitas 122,496 kWh untuk jarak tempuh 860 kilometer sekali pengisian daya berdasarkan perhitungan baku CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle).
Coba bandingkan dengan model yang ada sekarang, model battery electric vehicle (BEV) sub-brand premium dari BYD ini paling maksimal hanya bisa menempuh jarak 630 kilometer untuk sekali isi daya.
Aspek pembaruan lainnya hanya pada warnanya yang sekarang memiliki pilihan Fjord Green. Selebihnya serupa dengan yang sudah ada, ia punya panjang 5.180 mm, lebar 1.990 mm, tinggi 1.480 mm, dan wheelbase 3.125 mm.
Mobil yang didesain oleh Wolfgang Egger, mantan desainer Audi tersebut mengadopsi lampu pipih di depan. Sementara, sektor buritan hadir dengan kaca belakang melandai, dibalut pinggul yang lebar mengingatkan proporsi Porsche Panamera.
Kaki-kaki Denza Z9 GT ditopang pelek berukuran 21-inci yang dibalut oleh ban berukuran 255/40R21 dan 275/40R21 di belakang. Sistem peredam kejutnya dibekali teknologi suspensi udara yang bersifat adaptif. Hingga kini belum ada informasi harga resmi dari pabrikan.





