Penulis: Makmur Hamdalah
TVRINews, Cirebon
Memasuki bulan suci Ramadan, buah kurma kembali menjadi primadona bagi masyarakat muslim di Kota Cirebon, Jawa Barat. Tak sekadar tradisi, buah asal Timur Tengah ini diburu karena khasiatnya yang ampuh mengembalikan energi seketika setelah seharian berpuasa.
Pantauan tvrinews.com di kawasan Kampung Arab Panjunan, Kota Cirebon, Senin, 2 Maret 2026, menunjukkan aktivitas perdangangan yang meningkat signifikan. Sejumlah toko kurma tampak dipadati warga yang ingin menyetok kebutuhan takjil untuk berbuka maupun sahur.
Meski bentuknya kecil, kurma menyimpan segudang manfaat. Kandungan gula alaminya diketahui mampu meningkatkan kadar glukosa darah yang merosot selama berpuasa. Selain itu, serat, vitamin, dan mineral di dalamnya menjadikannya pilihan nutrisi yang sempurna.
Ikhsan, salah satu pembeli di lokasi, mengaku kurma adalah hidangan yang tak boleh absen di meja makannya selama Ramadan.
"Ini menu wajib puasa. Selain bagus buat kesehatan, saya juga ingin mengikuti sunnah Rasulullah saat berbuka. Biasanya buka puasa makan kurma dulu, baru minum air putih," ujar Ikhsan.
Tingginya antusiasme warga membawa berkah tersendiri bagi para pedagang di sentra perdagangan Kampung Arab Panjunan. Omzet mereka melonjak drastis hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa.
Salah satu pemilik toko, Salim, mengungkapkan bahwa tokonya kini melayani ratusan pembeli setiap harinya, baik dari dalam kota maupun wilayah sekitar Cirebon (Wilayah III).
"Yang paling banyak dicari itu kurma Mesir, Sukari, sama Ajwa. Itu best seller kami. Alhamdulillah, sehari bisa menjual lebih dari lima ton kurma untuk memenuhi permintaan masyarakat," ungkap Salim dengan sumringah.
Bagi para pedagang, Ramadan bukan sekadar momen ibadah, tetapi juga ladang rezeki yang melimpah seiring dengan terjaganya tradisi mengonsumsi kurma di kalangan umat muslim.
Editor: Redaksi TVRINews





