BMKG mengumumkan terbentuknya Bibit Siklon Tropis 90S per 28 Februari 2026 pukul 19.00 WIB di wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Centre/Pusat Peringatan Siklon Tropis (TCWC) Jakarta.
"Saat ini sistem tersebut berada di sekitar Samudera Hindia barat daya Banten,” kata BMKG, Senin (2/3).
BMKG memprediksi bibit badai itu memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan diprakirakan bergerak ke arah timur dalam periode 24 jam ke depan.
Bibit badai itu memiliki dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 jam hingga 3 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, yaitu:
Hujan dengan intensitas sedang-lebat
• Lampung
• Banten
• Jawa Barat
Gelombang laut tinggi 1,25 – 2,5 m (Moderate Sea)
• Samudera Hindia barat Bengkulu
Gelombang 2,5 – 4,0 m (Rough Sea)
• Samudera Hindia barat Lampung
• Samudera Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur





