FAJAR, MAKASSAR – Pihak DPRD Sulsel mengadakan pertemuan strategis bersama petinggi TNI Angkatan Udara, Senin (2/3/2026). Diskusi tersebut membahas rencana pengadaan Sukhoi Su-35 untuk memperkuat pertahanan udara Indonesia.
Pemerintah juga mempertimbangkan pemasangan sistem rudal guna mengantisipasi dampak konflik di Timur Tengah. Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas keamanan serta kedaulatan wilayah Sulawesi Selatan.
Kehadiran rombongan Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Kodau) II membuat suasana di Gedung Bina Marga, yang kini menjadi kantor sementara DPRD Sulsel, mendadak riuh pada Senin (2/3/2026).
Pertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Marsekal Muda (Marsda) TNI M. Untung Suropati dan disambut hangat oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, beserta jajaran pimpinan fraksi lainnya.
Hadir mendampingi Andi Rachmatika Dewi antara lain Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo, Ketua Fraksi Golkar Lukman B. Kady, Ketua Fraksi Gerindra Fadel Taupan Ansar, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Alimuddin, hingga Ketua Fraksi NasDem Muhammad Sadar.
Kunjungan ini merupakan agenda silaturahmi perdana Marsda Untung bersama jajaran pimpinan DPRD Sulsel sejak resmi dilantik dua bulan lalu.
Selain menjadi ajang perkenalan, pertemuan tertutup tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi kelembagaan antara TNI AU dan legislatif daerah.
Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat dinamika nasional maupun internasional yang terus berkembang secara dinamis.
Andi Rachmatika Dewi, yang akrab disapa Cicu, secara tegas menyampaikan dukungannya terhadap langkah-langkah penguatan pertahanan yang dilakukan pemerintah pusat.
Politikus Partai NasDem itu juga menekankan kesiapan penuh DPRD Sulsel untuk berkolaborasi jika pihak TNI AU memerlukan dukungan strategis di wilayah Sulawesi Selatan.
“Kami tentu menyambut baik silaturahmi ini. DPRD Sulsel siap mendukung penguatan pertahanan negara dan membuka ruang kolaborasi dengan TNI AU, khususnya dalam menjaga stabilitas serta kesiapsiagaan daerah,” tutur Cicu.
Antisipasi Dampak Konflik Global
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo, membeberkan bahwa diskusi sempat menyentuh isu sensitif terkait eskalasi konflik di Timur Tengah yang dikhawatirkan meluas ke Indonesia.
Menurutnya, Marsda Untung memaparkan sejumlah langkah mitigasi yang telah disiapkan pemerintah pusat untuk menghadapi berbagai kemungkinan buruk jika situasi global kian memburuk.
Pria yang akrab disapa Uci ini menuturkan bahwa pemerintah saat ini terus memperkuat armada pertahanan udara melalui rencana pengadaan pesawat tempur canggih Sukhoi Su-35. Tak hanya itu, terdapat rencana strategis lainnya yang sedang digodok oleh pemerintah:
Sistem Rudal dan Anti-Rudal: Saat ini fokus pengamanan sistem rudal baru terpasang di wilayah Jakarta untuk melindungi ibu kota negara.
Perluasan Wilayah: Ke depan, pemerintah berencana melakukan pemasangan sistem pertahanan serupa di sejumlah wilayah strategis lainnya di Indonesia.
Terkait masalah penganggaran alutsista di wilayah Sulawesi Selatan, Uci menjelaskan bahwa mekanismenya tetap berjalan secara vertikal melalui kementerian terkait di pusat. Namun, hal tersebut tidak menutup ruang bagi pemerintah daerah untuk berkontribusi.
“DPRD Sulsel biasanya memberikan dukungan melalui mekanisme bantuan hibah keuangan untuk kegiatan tertentu, termasuk kepada pangkalan udara (Lanud) jika memang diperlukan,” pungkas Fauzi Andi Wawo.
Melalui kunjungan strategis ini, Kodau II dan DPRD Sulsel sepakat untuk terus memperkuat koordinasi demi menjaga kesiapsiagaan daerah di tengah perkembangan geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian. (*)





