Suara.com - Konflik meluas setelah AS dan Israel menyerang Iran. Kelompok Hizbullah di Lebanon, yang didukung Iran, meluncurkan roket ke wilayah Israel. Setidaknya sembilan warga sipil tewas akibat serangan itu. Israel membalasnya dan meminta warga di sejumlah desa di Lebanon agar mengungsi.
Dalam perkembangan terbaru, asap tebal terlihat mengepul dari area Kedutaan Besar AS di Kuwait
Asap terlihat mengepul dari, atau di dekat, Kedutaan Besar AS di Kuwait, menurut laporan kantor berita AFP dan Reuters.
Petugas pemadam kebakaran dan ambulans terlihat di area tersebut, kata Reuters.
Foto-foto terbaru memperlihatkan kepulan asap yang membubung di atas Kota Kuwait.
Hal ini menyusul laporan tentang kemungkinan serangan di dekat kedutaan besar AS di sana.
Kedutaan besar AS telah mengeluarkan peringatan kepada warga AS di Kuwait agar tidak datang ke kedutaan, dan diminta tetap tinggal di rumah.
Satu orang dilaporkan tewas di Kuwait pada Minggu kemarin, ketika Iran melancarkan serangan di seluruh Timur Tengah.
Kuwaitmerupakan sekutu AS dengan pangkalan militernya di sanajuga mengklaim telah berhasil mencegat rudal yang ditembakkan ke arahnya.
Baca Juga: Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran
Sementara, serangan Israel di Beirut dan Lebanon selatan telah menewaskan 31 orang dan melukai 149 orang, menurut kementerian kesehatan Lebanon.
Jumlah korban tersebut masih bersifat sementara, tambah pernyataan itu.
Sebelumnya Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah memerintahkan penduduk lebih dari 50 desa di Lebanon agar mengungsi.
Upaya itu dilakukan Israel setelah Hizbullah, yang didukung Iran, menembakkan roket ke Israel.
IDF telah mengevakuasi penduduk lanjut usia dari lebih dari 50 desa di Lebanon, setelah Israel dan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon saling meluncurkan roket.
Terjadi kemacetan lalu lintas di Lebanon karena orang-orang meninggalkan rumah mereka, dengan seorang penduduk mengatakan kepada BBC bahwa situasinya "sangat menyedihkan".
Seorang warga mengatakan kepada BBC bahwa situasinya "sangat menyedihkan".
Sebelumnya rudal Iran telah menghantam kota Beit Shemesh di Israel, menewaskan sedikitnya sembilan orang, menurut layanan ambulans Israel.
Ini adalah serangan paling mematikan terhadap Israel sejak perang ini dimulai.
Komando Pusat AS sebelumnya mengatakan tiga anggota militer AS tewas dalam pertempuran dan lima "luka parah".
Presiden Donald Trump memperingatkan "kemungkinan akan ada lebih banyak" korban jiwa dari pihak Amerika.
Adapun Israel berjanji untuk mengintensifkan serangan terhadap Iran, sementara Trump mengatakan kampanye militer AS dapat berlangsung selama berpekan-pekan.
Pangkalan Angkatan Udara UK (RAF) di Siprus menjadi sasaran "diduga serangan drone" pada Minggu malam, kata Kementerian Pertahanan Inggris.
Israel imbau warga Lebanon mengungsi, Beirut diguncang ledakanIsrael telah mengimbau warga lebih dari 50 kota dan desa di Lebanon untuk mengungsi, karena memperingatkan akan adanya serangan.
Warga di daerah yang diidentifikasi harus pindah setidaknya 1.000 meter ke area terbuka.
"Demi keselamatan Anda, Anda harus segera mengungsi dari rumah Anda dan pindah setidaknya 1.000 meter dari desa ke area terbuka," bunyi peringatan tersebut.
"Siapa pun yang berada di dekat anggota Hizbullah, fasilitasnya, atau aset militernya mempertaruhkan nyawanya."
Di ibu kota Lebanon, Beirut, warga terbangun oleh serangkaian ledakan yang menggema di seluruh kota sesaat sebelum pukul 03.00 waktu setempat.
Militer Israel mulai menyerang target Hizbullah setelah kelompok yang didukung Iran itu menembakkan roket ke wilayah utara Israel.
Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah mengatakan bahwa mereka bertindak sebagai pembalasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Mereka menyebut serangan ke Israel itu sebagai "tindakan pembelaan diri yang sah".
Mereka mengatakan telah meluncurkan "rentetan roket dan sejumlah besar drone" ke situs pertahanan rudal di wilayah utara Israel.
Militer Israel mengkonfirmasi bahwa mereka telah melancarkan serangan sebagai sebuah tanggapan.
Mereka menyebut serangannya untuk "melawan keputusan Hizbullah bergabung" dan tidak akan membiarkan kelompok tersebut "menjadi ancaman bagi negara Israel dan membahayakan warga sipil di wilayah utara Israel".
Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata yang dimediasi AS pada 2024, mengakhiri lebih dari setahun pertempuran dengan Hizbullah yang berpuncak pada serangan besar-besaran Israel terhadap kelompok yang didukung Iran tersebut.
Sejak itu, kedua pihak saling menuduh melanggar gencatan senjata.
Terlepas dari kesepakatan tersebut, yang terjadi setelah 13 bulan konflik, Israel telah melakukan serangan hampir setiap hari di Lebanon, pada target yang menurut mereka terkait dengan kelompok tersebut.
Rudal Iran hantam Kota Beit Shemesh, IsraelRudal Iran telah menghantam kota Beit Shemesh di Israel, menewaskan sedikitnya sembilan orang, menurut layanan ambulans Israel.
Serangan ini disebut paling mematikan bagi Israel sejak perang ini dimulai.
Harga saham maskapai penerbangan di Asia Pasifik merosot, karena serangan Iran menghantam negara-negara tetangganya di titik yang paling menyakitkan: bandar udara mereka.
Sementara itu, harga minyak dunia telah naik setelah kapal-kapal diserang di dekat Selat Hormuz.
Anggota Dewan Kerja Sama Teluk telah menuduh Iran melanggar kedaulatan mereka.
Serangan udara di seluruh kawasan Teluk telah menandai gangguan ekonomi yang meluas di seluruh wilayah, tulis wartawan kami.
Hizbullah luncurkan rudal dan drone ke IsraelHizbullah mengatakan telah meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel.
Beberapa saat sebelumnya, muncul pernyataan militer Israel yang mengatakan mereka menyerang target di Lebanon sebagai tanggapan atas serangan rudal dari Hizbullah.
Hizbullah telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah meluncurkan rudal dan drone dari Lebanon ke arah Israel.
Kelompok tersebut mengatakan itu sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Proyektil tersebut jatuh di area terbuka di wilayah Israel, menurut militer Israel.
Dugaan serangan drone di pangkalan militer UK di SiprusPangkalan Angkatan Udara UK (RAF) di Siprus diduga menjadi sasaran "serangan drone" pada Minggu malam, kata Kementerian Pertahanan.
Kementerian Pertahanan mengatakan angkatan bersenjata menanggapi serangan di RAF Akrotiri di Siprus sekitar tengah malam waktu setempat.
Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam dugaan serangan tersebut.
"Perlindungan pasukan kami di wilayah tersebut berada pada tingkat tertinggi," kata Kementerian Pertahanan.
Hal ini terjadi setelah Menteri Pertahanan John Healey mengatakan pasukan dan warga sipil Inggris di Timur Tengah berisiko terkena "serangan tanpa pandang bulu" oleh Iran.
Seruan ini dilayangkan setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei terbunuh selama serangan udara AS dan Israel.
- Harga minyak dunia melonjak setelah kapal-kapal diserang di dekat Selat Hormuz
- Pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, wafat dalam serangan AS dan Israel
- Presiden Prabowo tawarkan jadi juru runding konflik AS-Israel dengan Iran 'Sangat tidak realistis'



