Israel memberikan ultimatum kepada pemimpin Hizbullah Lebanon. Hal itu disampaikan oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, setelah jet tempur Israel memborbardir Lebanon.
Katz mengatakan, Pemimpin Hizbullah Naim Qassem akan menjadi target serangan selanjutnya.
"Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, kini menjadi target untuk dilenyapkan," kata Katz, dilansir Al-Jazeera.
Qassem merupakan pengganti pemimpin Hizbullah sebelumnya, Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan Israel pada 27 September lalu.
Adapun serangan jet tempur Israel ke Lebanon itu nmenewaskan sedikitnya 31 orang.
Serangan itu terjadi usai Hizbullah melancarkan rudal dan drone terhadap sebuah pangkalan militer di dekat Haifa, wilayah utara Israel.
Hizbullah menyatakan serangan itu dilakukan sebagai aksi pembalasan dari tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei usai serangan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2).





