JAKARTA, KOMPAS.TV - Fenomena lapangan padel yang menjamur di Jakarta menuai perhatian DPRD DKI.
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth menilai tren tersebut harus dibarengi pengawasan tata ruang dan perlindungan terhadap warga sekitar.
Menurut Kenneth, yang akrab disapa Bang Kent, pengembangan olahraga memang patut didukung.
Namun pembangunan fasilitas olahraga di tengah kawasan permukiman tidak boleh sembarangan.
"Pada prinsipnya saya mendukung pengembangan olahraga, termasuk padel. Tetapi pembangunan lapangan padel yang berada di tengah lingkungan permukiman harus memperhatikan dampak sosial dan lingkungan," kata Kenneth di Jakarta, seperti mengutip Antara, Senin (2/3).
Kent mengakui olahraga padel kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Lapangan-lapangan baru pun bermunculan di berbagai sudut kota.
Namun ia mengingatkan, popularitas tidak bisa menjadi alasan untuk mengabaikan aturan tata ruang dan ketertiban umum di Provinsi DKI Jakarta.
Melalui kanal media sosial pribadinya, Kent mengaku menerima banyak keluhan warga.
Sorotan utama adalah kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas permainan, terutama pada malam hari.
Suara pantulan bola, teriakan pemain, hingga aktivitas pengunjung disebut cukup mengganggu, terlebih jika berlangsung di atas pukul 20.00 WIB hingga dini hari.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- lapangan padel jakarta
- dprd dki jakarta
- hardiyanto kenneth
- izin lapangan olahraga
- tata ruang dki
- amdal lalin





