Bank Jago (ARTO) Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Efisiensi, SDM Jadi Inti Bisnis

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

PT Bank Jago Tbk (ARTO) menyatakan penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Sementara itu, sumber daya manusia (SDM) tetap menjadi inti penggerak bisnis.

Head of People & Culture Bank Jago, Pratomo Soedarsono, mengatakan perseroan menjadi salah satu korporasi yang mengambil langkah strategis pemanfaatan AI. Sejalan dengan itu, penguatan kapabilitas AI internal dilakukan untuk menangani tugas-tugas rutin dan repetitif, sementara SDM tetap memegang kendali atas keputusan penting, membimbing tim, dan membangun kepercayaan dengan nasabah.

“Kami di Bank Jago memposisikan AI sebagai co-pilot, bukan autopilot. AI bukan pengganti manusia, tetapi mitra yang memperkuat peran dan kreativitas setiap Jagoan (istilah untuk karyawan Bank Jago),” ujar Pratomo dalam keterangannya, Senin (2/3).

Sebagai bank berbasis teknologi, jelas Tommy, Bank Jago menjadikan AI sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya manusia, mulai dari proses rekrutmen, pengelolaan kinerja, hingga pengembangan keterampilan. AI membantu mencocokkan kompetensi kandidat secara presisi, memprediksi kebutuhan talenta digital, dan mengidentifikasi kesenjangan keterampilan.

Dalam praktiknya, pemanfaatan AI di Bank Jago difokuskan untuk membantu karyawan bekerja lebih efektif dalam keseharian. AI digunakan untuk menyederhanakan proses, membantu menyusun informasi, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Namun setiap keputusan tetap berada di tangan manusia, dengan prinsip akuntabilitas dan konteks yang jelas.

Di sisi pengembangan SDM, Bank Jago mendorong peningkatan kapabilitas AI melalui program pembelajaran berbasis kelas bersama mitra global dan institusi data, yang terhubung langsung dengan kebutuhan kerja. Untuk memperluas akses belajar, Bank Jago menginisiasi Jago Digital Academy (JDA), platform pembelajaran digital yang telah diikuti lebih dari 18 ribu peserta.

“AI tidak boleh berhenti sebagai tools. Tantangannya adalah bagaimana menjadikannya bagian dari alur pekerjaan sehari-hari, tanpa menghilangkan tanggung jawab manusia,” jelasnya.

Bank Jago membagi perjalanan penggunaan AI ke dalam tiga persona Jagoan. Mulai dari tahapan explorer, yang memanfaatkan AI untuk membantu tugas harian dan meningkatkan efisiensi. Lalu berkembang ke tahap selanjutnya, yakni pilot, yang mengintegrasikan AI ke dalam proses kerja dan solusi masalah yang lebih kompleks.

“Hingga akhirnya menjadi architect, yaitu mereka yang merancang dan membangun solusi AI untuk mendorong inovasi nyata di organisasi," tutur Pratomo.

Untuk membantu karyawan mengembangkan diri di era AI dan transformasi kerja, Bank Jago memperkenalkan Capability Journey, sebuah peta pengembangan karier yang jelas dan terstruktur agar diskusi antara karyawan dan atasan menjadi lebih konkret dan terarah. Dengan demikian, pemanfaatan AI dan data tak hanya mempercepat proses, tetapi juga menjadi pendukung pengembangan SDM yang lebih personal dan tepat sasaran.

“Peta ini membantu kami melihat potensi individu dan memastikan setiap langkah pengembangan selaras dengan kebutuhan organisasi, sambil mendukung pertumbuhan kemampuan digital karyawan,” jelasnya.

Pemanfaatan AI di Bank Jago mengikuti perjalanan karyawan sejak awal. Mulai dari proses rekrutmen yang lebih cepat dan objektif, berlanjut pada dukungan pengelolaan kinerja dan pengembangan keterampilan, hingga pengolahan survei keterlibatan dan umpan balik 360 derajat.

“Ke depan, kami tengah mengembangkan asisten pribadi berbasis AI yang akan membantu karyawan dalam mengakses informasi dan menjalankan layanan mandiri dengan lebih cepat dan praktis,” tuturnya.

Bank Jago menegaskan bahwa setiap inisiatif penggunaan AI tetap mengacu pada panduan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator. Dalam hal ini, optimalisasi AI selalu mengedepankan transparansi dan melibatkan manusia sebagai pengambil keputusan akhir, serta memiliki jejak audit yang jelas guna menjaga akuntabilitas dan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.

“Budaya kerja yang adaptif bukan hanya soal cepat dan serba digital, tetapi juga tentang memberi ruang bagi setiap orang untuk tumbuh, berinovasi, dan berkolaborasi untuk menciptakan ide-ide baru yang solutif,” tambahnya.

Hingga akhir kuartal III 2025, total nasabah Bank Jago mencapai 18,6 juta, termasuk 14,5 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago dan Jago Syariah. Total nasabah ini meningkat lebih dari 4,5 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 14,1 juta nasabah.

Bank Jago menyalurkan kredit sebesar Rp 23,5 triliun hingga akhir September 2025, tumbuh 36 persen dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 17,3 triliun. Penyaluran kredit dilakukan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, tercermin dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang tetap rendah di level 0,4 persen atau di bawah rata-rata NPL perbankan nasional.

Pertumbuhan kredit yang sehat mendorong pertumbuhan total aset Bank Jago menjadi Rp 34,5 triliun per September 2025, naik 28 persen dari posisi September 2024 sebesar Rp 26,8 triliun.

Dengan kombinasi antara pertumbuhan DPK dan kredit yang positif, Bank Jago berhasil membukukan laba bersih setelah pajak (net profit after tax) sebesar Rp 199 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2025, meningkat 132 persen dari Rp 86 miliar pada posisi yang sama di 2024.

Rasio kredit terhadap simpanan atau loan-to-deposit ratio (LDR) berada pada 98 persen serta didukung dengan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) mencapai 32,9 persen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Pede Ekonomi RI Sold di Tengah Gejolak Perang Iran vs AS-Israel
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Kemenag Serukan Salat Khusuf
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Perang Israel-AS vs Iran, Investor "Flight to Quality" Bergeser dari Saham ke Obligasi
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Impor RI Januari 2026 Naik 18,21 Persen, Tembus USD21,20 Miliar
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Wilayah Jakarta Hari Ini 2 Maret 2026
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.