Menbud Fadli Zon Tekankan Kebudayaan sebagai Fondasi Peradaban Nusantara

tvrinews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Bogor 

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon menghadiri Sarasehan Kebudayaan Nusantara yang digelar Yayasan Bambu Indonesia di Cibinong, Bogor.

Dalam forum bertema “Kebudayaan Pancasila sebagai Daya Hidup Bangsa Menuju Peradaban Nusantara Berkelanjutan” itu, Fadli Zon menegaskan Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar serta berakar pada sejarah panjang peradaban.

Dalam paparannya, Fadli menyebut Indonesia memiliki ribuan warisan budaya yang tersebar di seluruh wilayah. Hingga saat ini tercatat 2.727 Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang telah didata, sementara puluhan ribu lainnya masih dalam proses registrasi dan verifikasi.

“Warisan budaya takbenda maupun cagar budaya kita tersebar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote. Budaya Indonesia bukan hanya kaya, tetapi juga sangat tua,” ujar Fadli Zon dalam keterangannya yang diterima, Senin, 2 Maret 2026.

Fadli Zon juga menyinggung temuan ilmiah terbaru yang semakin menguatkan posisi Indonesia sebagai wilayah dengan sejarah peradaban panjang. Publikasi dalam jurnal Nature pada 22 Januari 2026 mengungkap adanya lukisan purba berusia sekitar 67.800 tahun yang ditemukan di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, temuan tersebut menunjukkan bahwa peradaban di Nusantara telah hadir sejak puluhan ribu tahun lalu. Karena itu, Indonesia tidak hanya dapat dipahami sebagai negara bangsa, tetapi juga sebagai negara peradaban.

“Karena itu Indonesia tidak cukup disebut sebagai nation state, tetapi juga sebagai civilizational state atau negara peradaban,” tegasnya.

Fadli menambahkan, kebudayaan harus menjadi bagian penting dari masa kini sekaligus masa depan bangsa. Di banyak negara maju, budaya tidak hanya dilindungi, tetapi juga dikembangkan menjadi kekuatan strategis melalui industri budaya dan ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual.

"Budaya adalah sumber daya strategis sekaligus soft power diplomasi. Di bidang budaya kita memiliki fondasi yang sangat kokoh,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya yang digali oleh para pendiri bangsa. Menurutnya, Pancasila lahir dari refleksi panjang atas sejarah dan karakter peradaban Indonesia.

Dalam sarasehan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menegaskan komitmen pemerintah daerah menjadikan kebudayaan sebagai pemersatu masyarakat melalui visi pembangunan “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”.

Ia menyebut Kalimantan Timur memiliki ruang ekspresi budaya seperti Taman Budaya serta jejak sejarah panjang Kerajaan Kutai yang dibuktikan melalui Prasasti Yupa. Saat ini, tercatat 56 warisan budaya daerah telah ditetapkan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam penguatan kebudayaan, termasuk penetapan naskah Sang Hyang Siksa Kandang Karesia sebagai program UNESCO Memory of the World.

Ia menambahkan, pembangunan kebudayaan di Jawa Barat difokuskan pada penguatan karakter generasi muda berbasis nilai leluhur serta pelestarian lingkungan.

Sarasehan Kebudayaan Nusantara ini menjadi forum kolaborasi pemerintah, akademisi, dan budayawan untuk memperkuat peran kebudayaan sebagai arus utama pembangunan serta mendorong terwujudnya peradaban Nusantara yang berkelanjutan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenko PM Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Jejak Jajanan Nusantara
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Kuwait Ngaku Tembak Jatuh 3 Jet Tempur AS, Iran Protes!
• 3 jam laludetik.com
thumb
Putusan PT TUN Jadi Senjata Baru Pemerintah Tata Ulang Blok 15 GBK
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
• 26 menit lalusuara.com
thumb
Jangan Remehkan! Gejala Ini Menandakan Anak Sakit Serius Saat Mudik
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.