Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggagas penyelenggaraan haul untuk ulama Betawi yang berjasa bagi perkembangan budaya dan masyarakat Jakarta. Ia ingin kegiatan tersebut digelar rutin setiap tahun di kawasan Monas.
Menurutnya, sudah waktunya pemerintah daerah memberi ruang penghormatan khusus bagi tokoh-tokoh ulama Betawi.
“Saya sudah menegaskan, sudah waktunya pemerintah DKI Jakarta bersama dengan Majelis Kaum Betawi mengadakan haul untuk ulama-ulama Betawi yang berjasa bagi pembangunan budaya, adat istiadat bagi Jakarta,” kata Pramono saat menghadiri acara buka bersama Majelis Kaum Betawi di Masjid Jami Tangkuban Perahu, Jakarta Selatan, Senin (2/3).
Ia mengatakan kegiatan tersebut direncanakan digelar setiap bulan Juni, dengan Pemprov DKI sebagai penyelenggara resmi.
“Saya akan gagas diadakan setiap bulan Juni, diadakan di Monas. Nanti tuan rumahnya jangan kita semua, tetapi secara resmi tuan rumahnya adalah pemerintah DKI Jakarta,” ujarnya.
Pramono meyakini acara tersebut bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga akan membawa berkah dan nilai kebersamaan bagi masyarakat Jakarta.
“Dan kalau itu bisa dilakukan, saudara-saudara sekalian, saya meyakini bahwa dalam haul tersebut doa-doa kita kepada ulama-ulama yang sudah membesarkan Jakarta atau Betawi ini pasti berkahnya buat kita semua,” katanya.





