Dubes Iran: Tak Ada Negosiasi dengan AS yang Melancarkan Permusuhan

detik.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran di Indonesia mengapresiasi kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk memediasi konflik seusai serangan AS dan Israel. Namun Iran menegaskan tidak ada negosiasi bagi negara yang melancarkan permusuhan, seperti Amerika Serikat.

"Tentu Iran berharap kepada negara-negara sahabat untuk memberikan dukungan kepada negara kami. Kami tentu menyampaikan apresiasi atas pesan dan kesiapan yang telah disampaikan oleh Indonesia," ujar Dubes Iran untuk RI Mohammad Boroujerdi di Rumah Dinas Kedubes Iran, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

"Tetapi bagi kami tidak ada negosiasi dengan negara yang melancarkan permusuhan dengan kami yaitu Amerika Serikat," sambung dia.

Boroujerdi tak yakin AS patuh pada kesepakatan. Dia berharap negara-negara Islam mengutuk keras serangan AS dan Israel ke Iran.

"Dikarenakan apa jaminan Amerika Serikat patuh terhadap sebuah kesepakatan. Kami berharap negara-negara Islam apabila melihat serangan ini merupakan langkah yang ilegal maka harus memberikan kutukan secara keras terhadap serangan ilegal yang terjadi," ujarnya.

Dia juga berharap negara-negara Islam mendorong OKI dan PBB untuk memberi dukungan kepada Iran. Boroujerdi juga berharap mengampanyekan setop peperangan.

"Ketiga adalah kami berharap sebuah kampanye dijalankan oleh negara-negara Islam, kampanye untuk menyatakan tidak kepada peperangan," jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan keprihatinan atas gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak terhadap eskalasi militer di kawasan Timur Tengah. Kemlu menyatakan Indonesia sangat menyesalkan situasi tersebut.

"Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah," bunyi keterangan akun X Kemlu RI, Sabtu (28/2/2026).

"Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi," sambungnya.

Kemlu menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas setiap negara. Selain itu, pentingnya menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.

"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," ujarnya.

Simak Video 'Iran: Ada Upaya AS-Israel Menyeret Perang ke Arah Selat Hormuz':




(idn/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Kenang Try Sutrisno: Beliau Prajurit Sejati dan Pemimpin Sederhana
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Kronologi Pengemudi Ojek Dihipnotis Pria Ngaku Kasat Narkoba, Berujung Motor Raib
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Selamat Jalan Try Sutrisno...
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Menteri PU Curhat Dana Tanggap Darurat Rp 4,3 T Belum Disetujui Bappenas
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemenlu Minta Kemenhaj Tunda Sementara Perjalanan Umrah, Hasan Basri Agus DPR: Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.