- Polisi gadungan tipu pengemudi ojek dan bawa kabur motor di Kramat Jati.
- Mengaku Kasat Narkoba, pria di Jakarta Timur larikan motor milik pengemudi ojek.
- Polisi selidiki kasus motor ojek dibawa kabur aparat palsu di Jakarta Timur.
Suara.com - Seorang pengemudi ojek motor menjadi korban penipuan bermodus aparat palsu di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. Pelaku yang mengaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya tersebut berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (27/2/2026) malam. Awalnya, pelaku meminta korban untuk mengantarnya ke Polsek Makasar dengan dalih sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku kasus narkotika. Guna meyakinkan korban, pelaku menjanjikan upah sebesar Rp300 ribu.
Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, AKP Fadoli, menjelaskan bahwa korban yang tergiur dengan bayaran besar tersebut akhirnya bersedia menuruti permintaan pelaku.
“Karena tertarik dengan tawaran tersebut, korban langsung mengantar pelaku menuju Polsek Makasar,” ujar Fadoli kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).
Setelah tiba di Polsek Makasar, pelaku kembali meminta diantar menuju Gang Langgar, Kramat Jati. Setibanya di lokasi tujuan, pelaku kemudian meminjam sepeda motor korban dengan alasan akan digunakan untuk melakukan proses penangkapan. Tanpa rasa curiga, korban menyerahkan kendaraannya begitu saja.
“Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan,” tegas Fadoli.
Hingga kini, pihak kepolisian telah memeriksa dua orang saksi dan terus mendalami kasus tersebut. Fadoli mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap modus kejahatan yang mencatut identitas anggota kepolisian untuk mencari kepercayaan korban.




