Sering Lemas Saat Puasa? Ternyata Ini Biang Keroknya

celebesmedia.id
7 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sudah sahur cukup, tapi tetap merasa lemas saat puasa? Jangan buru-buru menyalahkan rasa lapar. Faktanya, ada beberapa kebiasaan yang tanpa sadar justru membuat tubuh cepat kehilangan energi di siang hari. 

Data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan kurangnya asupan nutrisi seimbang saat sahur, dehidrasi akibat kurang minum, hingga gangguan pola tidur menjadi faktor yang sering memicu tubuh kehilangan energi lebih cepat. 

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas harian dan produktivitas. Lalu, apa saja penyebab utama tubuh terasa lemas saat puasa dan bagaimana cara mengatasinya?

1. Kekurangan Cairan (Dehidrasi)

Dehidrasi adalah penyebab paling umum tubuh terasa lemas di siang hari saat puasa, karena tubuh kehilangan cairan melalui keringat, pernapasan, dan urin tanpa diganti selama jam puasa.

Kementerian Kesehatan menyarankan konsumsi setidaknya 8 gelas air sehari terbagi pada saat sahur, berbuka, dan malam hari untuk mencegah dehidrasi.

Tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai yakni haus berlebihan, kantuk dan lemas, urine berwarna gelap, pusing atau kepala ringan.

2. Pola Makan yang Tidak Tepat saat Sahur

Penyeban lainnya yakni pola makan yang kurang seimbang bisa membuat energi cepat habis saat puasa. 

Mengutip laman Keslan Kemenkes, bila makan sahur hanya mengandung karbohidrat sederhana atau gula berlebihan, tubuh akan cepat mengalami lonjakan gula darah lalu turun drastis, menyebabkan lemas dan kantuk. 

Disarankan untuk sahur dengan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan gandum. Sertakan protein misalnya ikan atau telur serta sayur dan buah.

3. Turunnya Gula Darah (Hipoglikemia)

Mengutip laman kesehatan Healthline, saat berpuasa, gula darah akan turun karena tidak ada asupan makanan. Jika kadar gula turun terlalu drastis, tubuh akan kekurangan energi dan menyebabkan lemah, pusing dan sulit konsentrasi

Fenomena ini juga disebut hipoglikemia, yang sering terjadi saat tubuh belum sepenuhnya menyesuaikan diri dengan puasa panjang.

4. Kurangnya Protein dan Nutrisi

Kekurangan protein juga dapat menyebabkan tubuh lebih cepat lemas. Mengutip Helathline, kekurangan protein dan vitamin B dapat mempercepat rasa lemah karena berkurangnya energi dan efisiensi metabolisme tubuh.

Rasa lemas saat puasa bukan hanya soal tidak makan dan minum. Agar tidak cepat lemas saat puasa Kemenkes RI menyarankan beberapa tips, yakni: 

Dengan menerapkan tips tersebut tubuh akan lebih siap dan kuat menjalani puasa tanpa rasa lemas berkepanjangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel-AS Serang Iran, Akankah Memicu Perang Dunia III?
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp3.122.000 per Gram, Buyback Ikut Susut
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hizbullah Serang Tiga Pangkalan Militer Israel
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
DPR minta keselamatan dan pelayanan terjaga imbas gangguan penerbangan
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
BPKH Raih Skor 95,69 Persen, Tertinggi dalam Penyelesaian Rekomendasi BPK
• 43 menit lalujpnn.com
Berhasil disimpan.