Dana Asing Kembali Masuk: Saham BBRI, BMRI dan ASII Dikoleksi, BBCA Malah Dilego

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Arus modal asing ke pasar saham domestik kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan menjelang akhir Februari 2026. Setelah sempat tertekan pada awal tahun, investor global mulai membukukan pembelian bersih dalam dua pekan berturut-turut, memberi sentimen positif bagi pergerakan indeks dan saham-saham berkapitalisasi besar.

Meski demikian, posisi aliran dana asing secara kumulatif sejak awal tahun masih mencatatkan defisit. Kondisi ini mencerminkan bahwa minat investor global terhadap pasar Indonesia mulai membaik, namun belum sepenuhnya pulih.

Berdasarkan laporan BRI Danareksa Sekuritas, Investor asing membukukan net inflow sebesar US$ 292 juta atau sekitar Rp 4,92 triliun . Aksi itu melanjutkan pembelian dalam dua pekan berturut-turut setelah sebelumnya mencatat inflow US$ 108 juta atau Rp 1,82 triliun.

Adapun aliran dana asing mayoritas masuk ke saham berkapitalisasi besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Astra International Tbk (ASII). 

Sebaliknya, sejumlah saham lain seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) masih dilego asing.

Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas mencatat posisi investor asing di pasar saham Indonesia secara year-to-date (YTD) masih berada dalam kondisi defisit sekitar US$ 567,6 juta atau sekitar Rp 9,5 triliun.

“Menunjukkan aliran modal ke pasar domestik masih tertinggal dibandingkan beberapa pasar emerging market lainnya,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam analisisnya, dikutip Selasa (3/3). 

Secara regional, BRI Danareksa Sekuritas mencatat arus dana ke pasar negara berkembang  atau emerging markets (EM) pada pekan akhir Februari didominasi oleh Taiwan yang mencatat inflow sebesar US$ 4,8 miliar dan Brasil sebesar US$ 1,16 miliar. Sementara itu, Korea Selatan justru mengalami arus dana keluar (outflow) terbesar.

Meski begitu BRI Danareksa Sekuritas mencatat arus dana masuk ke Indonesia dinilai tetap positif, namun relatif terbatas dibandingkan rotasi dana global yang lebih banyak mengalir ke pasar Asia Utara.

Pergerakan Asing Awal Maret 2026

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing kembali mencatatkan net sell pada perdagangan Senin (2/3). Nilai jual bersih asing tercatat sebesar Rp 631,18 miliar atau sekitar US$ 37,46 juta.

Secara kumulatif sejak awal tahun atau year-to-date (ytd), arus dana asing di pasar saham Indonesia juga masih jor-joran keluar dengan net sell mencapai Rp 10,14 triliun atau sekitar US$ 602,03 juta.

Dari sisi fundamental pasar, valuasi saham di BEI tercermin dari Market Price to Earnings Ratio (PER) sebesar 15,09 kali dan Market Price to Book Value (PBV) sebesar 2,23 kali.

 

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Luna Alhamdy Putri Diduga Sakit Hati Diputusin, Virgoun Akhirnya Klarifikasi
• 17 jam lalucumicumi.com
thumb
Polri Gelar Operasi Ketupat mulai 13 - 25 Maret 2026
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
BoP Disebut Bermasalah, JATTI Peringatkan Dampak Politik bagi Indonesia
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Iran Tegaskan Tak Akan Bernegosiasi dengan AS
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Eddy Soeparno Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Ketegangan Selat Hormuz terhadap Harga Minyak dan APBN
• 9 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.