JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak 15 penerbangan internasional dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dibatalkan pada Selasa, (3/3/2026) pagi.
Pembatalan dilakukan akibat belum kondusifnya keamanan di wilayah udara Timur Tengah pascaserangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Demikian disampaikan Pgs. Asst. Deputy Communication & Legal Bandara Soekarno Hatta Aziz Fahmi Harahap dalam keterangannya kepada Jurnalis Kompas TV, Zefanya Situmeang.
“Dapat kami laporkan bahwa situasi saat ini di Bandara Soekarno-Hatta dengan terjadinya konflik di Timur Tengah, kami sampaikan bahwa situasi Bandara Soekarno-Hatta dalam situasi normal dan kondusif,” ucap Aziz.
Baca Juga: SBY Mengenang Try Sutrisno: di Atas Segalanya, Beliau Negarawan
“Namun, memang sampai dengan hari ini masih terdapat jadwal penerbangan yang mengalami pembatalan, yaitu sebanyak 15 jadwal penerbangan.”
Aziz mengatakan, 15 penerbangan yang dibatalkan keberangkatannya didominasi tujuan Doha, Abu Dhabi, dan Dubai. Tercatat, sejak 28 Februari 2026 ada 60 penerbangan mengalami pembatalan imbas konflik di wilayah Timur Tengah.
Dari 60 penerbangan yang dibatalkan tersebut, rinciannya terdiri atas 28 jadwal keberangkatan dan 32 jadwal kedatangan.
"Ya, untuk 15 jadwal penerbangan yang melakukan pembatalan hari ini itu didominasi tujuan Doha, kemudian ada Abu Dhabi, dan juga Dubai. Untuk maskapai yang terdampak akibat pembatalan ini adalah Emirates, kemudian Etihad, dan juga Qatar Airways," ujar Aziz.
Baca Juga: Pertamina Terus Pantau Konflik Timur Tengah untuk Jaga Pasokan Energi Tetap Aman
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- gejolak perang as iran
- imbas perang as iran
- imbas serangan as
- dampak serangan as
- pembatalan penerbangan





