9 Kota Terbaik untuk Bisnis di Indonesia, Bukan Cuma Jakarta!

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Jakarta memang masih menjadi jantung ekonomi nasional dengan kontribusi sekitar 17 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Tak heran jika banyak pelaku usaha menjadikan ibu kota sebagai basis ekspansi.
 
Namun, peluang bisnis di Indonesia tidak hanya terpusat di Jakarta. Sejumlah kota lain juga menawarkan potensi jangka panjang yang menjanjikan, mulai dari sektor properti, pariwisata, industri kreatif, hingga logistik dan manufaktur.
 
Pebisnis yang cermat tentu memilih lokasi dengan sinergi antara infrastruktur, demografi, dan kekuatan ekonomi lokal yang dapat menjadi faktor penting dalam meraih pertumbuhan berkelanjutan.

Melansir laman BCA Prioritas, selain Jakarta, kota-kota berikut juga layak dilirik karena memiliki potensi bisnis jangka panjang. 1. Surabaya Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya menjadi pusat perdagangan dan industri di kawasan timur. Berdasarkan data BPS Surabaya, pertumbuhan ekonomi kota ini pada 2024 mencapai 5,76 persen.
 
Letaknya yang strategis sebagai pelabuhan utama di Indonesia timur menjadikan Surabaya magnet investasi, khususnya di sektor perdagangan, manufaktur, logistik, serta real estate.
  Baca juga: Tahun Kuda Api 2026, Ini Rekomendasi Usaha Berdasarkan Shio 2. Batam Batam dikenal sebagai pintu gerbang perdagangan internasional di Indonesia barat. Sepanjang 2024, Batam menyumbang 66,01 persen terhadap total PDRB Kepulauan Riau dan pada triwulan III-2025 tumbuh sekitar 6,89 persen YoY.
 
Kedekatannya dengan Singapura serta status kawasan perdagangan bebas membuat Batam unggul di sektor manufaktur, logistik, dan ekspor-impor. 3. Bandung Bandung mencatat pertumbuhan ekonomi 4,99 persen pada 2024. Kota ini konsisten menjadi pusat industri kreatif, mulai dari fashion, kuliner, hingga teknologi informasi.
 
Didukung banyak perguruan tinggi ternama dan ekosistem startup yang dinamis, Bandung menjadi lahan subur bagi bisnis kreatif dan digital berbasis inovasi. 4. Makassar Sebagai gerbang ekonomi kawasan timur, Makassar tumbuh 5,39 persen YoY pada 2025, dengan sektor perdagangan, konstruksi, dan transportasi sebagai kontributor utama.
 
Makassar memiliki prospek kuat di bidang distribusi regional, pergudangan, logistik cold chain, ritel modern, serta jasa pendukung industri untuk wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua. 5. Semarang Semarang mencatat pertumbuhan ekonomi 5,6 2 persen pada 2024. Industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan menjadi penopang utama.
 
Sebagai hub terintegrasi dengan kawasan industri dan pelabuhan, Semarang memiliki fondasi kuat untuk logistik regional, manufaktur ringan, serta pergudangan dalam jangka panjang. 6. Medan Medan tumbuh 5,07 persen YoY pada 2024, didukung sektor perdagangan dan industri pengolahan.
 
Sebagai pusat ekonomi Sumatera Utara, Medan memiliki potensi besar untuk distribusi lintas pulau, food supply chain, layanan kesehatan, pendidikan, dan ritel modern. 7. Cirebon Cirebon berkembang sebagai titik pertumbuhan ekonomi regional. Lokasinya strategis di jalur Pantura dan terhubung Tol Cipali, menjadikannya kuat sebagai simpul distribusi dan perdagangan regional.
 
Struktur ekonominya ditopang perdagangan, transportasi, dan industri pengolahan ringan. 8. Kediri Kediri memiliki basis ekonomi kuat pada sektor perdagangan, industri kecil, serta komoditas gula.
 
Beroperasinya Bandara Dhoho sejak 2024 memperkuat konektivitas dan membuka peluang di sektor logistik, hospitality, serta properti kelas menengah. 9 Mojokerto Sebagai bagian kawasan metropolitan Gerbangkertosusila, Mojokerto berkembang sebagai kota pendukung Surabaya.
 
Peluang usaha terbuka lebar di sektor real estate, UMKM, hingga layanan bisnis yang menunjang kebutuhan kawasan urban yang terus bertumbuh.
 
Dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil di berbagai daerah, peluang bisnis di Indonesia kini semakin tersebar. Kota-kota di luar Jakarta menawarkan kombinasi infrastruktur, konektivitas, serta basis ekonomi yang kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan dalam 5-10 tahun ke depan.
 
Bagi pelaku usaha dan investor, diversifikasi lokasi ekspansi bisa menjadi strategi cerdas untuk menangkap potensi pasar yang terus berkembang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selamat Jalan Try Sutrisno...
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Perdana, Rhoma Irama akan Duet Bareng Wika Salim di HUT Ke-33 ANTV 
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Warga Iran Serukan Balas Dendam Kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam Serangan AS-Israel
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Saksi Sidang Noel Ebenezer Akui Setor Rp 4,4 M Usai Diperas Pejabat
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Deretan Beking Narkoba Berseragam Bhayangkara
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.