SPPG di Ponorogo Ini Diduga Sajikan Menu MBG Belum Matang, Wali Murid Resah

realita.co
2 jam lalu
Cover Berita

PONOROGO (Realita)- Wali murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Mangkujayan Kota Ponorogo resah. Hal ini menyusul beredarnya Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah ini diduga belum matang. 

Hal ini diungkapkan salah satu Wali Murid Siswa Kelas III SDN 1 Mangkujayan Kota Ponorogo, berinisial BGS. Ia mengatakan pada hari, Senin (02/03/2026) kemarin, anaknya menerima menu MBG yang terdiri atas Roti, Blimbing, dan Tahu Tuna. Menu itu selanjutnya di bawa pulang oleh anaknya, setelah diteliti salah satu menu yakni Tahu Tuna mengeluarkan aroma tidak sedap. Saat dikonfirmasi ke pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengaku makanan tersebut belum matang dan perlu dimasak lagi. 

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Pastikan Kader Tak Terlibat Pengelolaan Program MBG, Siap Tindak Tegas Jika Melanggar

“ Pas saya cium sudah bau. Tak tanyakan katanya disuruh goreng lagi. Berarti ini tahunya belum matang. Kalau dimakan anak-anak yang tidak puasa bagaimana?,” ujarnya was-was, Selasa (03/03/2026).

Ia mengaku, di sekolahan anaknya itu sedikitnya sekitar 500 anak kelas 1 hingga 6 menerima menu serupa. Ia pun berharap pihak SPPG Mangkujayan lebih teliti lagi dalam menyajikan makanan ke anak-anak. Pasalnya untuk jenjang sekolah SD tidak semua siswa menjalankan ibadah puasa, khususnya anak-anak kelas 1 hingga kelas 3 ada juga yang menjalankan ibadah puasa setengah hari. 

“ Kalau anak-anak apa tahu ini matang apa belum. Tahunya udah matang dan langsung dimakan kalau yang tidak puasa,” akunya. 

Senada dengan BGS, Kepala Sekolah SDN 1 Mangkujayan, Muchtar Safe’i mengungkapkan kualitas makanan yang disajikan SPPG Mangkujayan untuk sekolahnya memang kebanyakan kurang diminati siswa. Bahkan, banyak siswa yang enggan memakan menu MBG tersebut. 

Baca juga: PDIP Larang Kadernya Manfaatkan Program MBG

“ Ya banyak yang ga dimakan. Secara kualitas kurang lah. Tapi kita gak berani mengingatkan,” ungkapnya. 

Sementara itu, admin SPPG Mangkujayan, Farida Aulia Sarie saat dikonfirmasi membenarkan, menu tahu tuna yang disajikan ke siswa SDN 1 Mangkujayan  belum bisa dikonsumsi langsung. Tahu tersebut harus digoreng terlebih dahulu sebelum bisa dimakan. Kendati demikian sebelum disajikan tahu tersebut telah di steam dahulu. 

“ Itu tahunya kalau mau makan digoreng dulu. Itu sudah disteam sebelum disajikan,” akunya. 

Baca juga: MBG Tak Sesuai Anggaran, Warga Pati Gelar Demo

Farida juga mengakui, pihaknya belum melakukan sosialisasi ke pihak sekolah terlebih dahulu terkait tata cara makan menu Tahu Tuna tersebut. Ia mengaku hal ini akan menjadi evaluasi pihaknya agar lebih baik lagi dalam menyajikan menu MBG. 

“ Kalau itu belum kayaknya. Iya ini akan jadi evaluasi kami agar lebih baik lagi,” pungkasnya.znl

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Persebaya vs Persib 2-2, Drama Empat Gol di Surabaya
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Israel Gempur Puluhan Target Intelijen di Teheran, Klaim Lumpuhkan Kekuatan Rudal Iran
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Demi Tekan Ongkos Mudik, Hanifah Rela Bolak-balik ke Stasiun Tangerang Daftar Motis
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Divonis 14 Tahun Penjara, Marcella Santoso Sejak Awal Tak Ingin Bebas, tapi Lindungi Klien
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Satu Anggota Terluka saat Satgas Gabungan Bongkar Kamp KKB di Nabire
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.