Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, meninjau lokasi ditemukannya Ermanto Usman (65) yang tewas bersimbah darah di kasurnya, di Perumahan Prima Lingkar Asri, pada Selasa (3/3).
Ermanto ditemukan tewas pada Senin (2/3) dini hari menjelang sahur. Istrinya, Pasmilawati (60) ditemukan di lantai kamar dalam kondisi kritis dengan luka di kepala.
Wahyu datang sekitar pukul 14.36 WIB. Saat ia datang, tengah berlangsung identifikasi tempat kejadian perkara (TKP).
Wahyu langsung masuk ke dalam rumah menemui anak dari korban yang berada di dalam rumah. Setengah jam berselang, Wahyu pun meninggalkan lokasi.
Belum banyak yang ia ungkap dari proses penyelidikan yang berlangsung. Ia hanya meminta doa agar pelaku cepat terungkap.
“Ya mohon doanya supaya segera terungkap ya,” ucap Wahyu.
“Semua masih dalam penyelidikan ya, mohon waktu ya, mohon dukungannya. Kalau ada saksi-saksi yang bisa memberikan keterangan, informasi-informasi kami dengan senang hati bisa menampungnya,” tambahnya.
Ermanto merupakan pensiunan PT Jakarta International Container Terminal (JICT). Ia dikenal sebagai aktivis serikat pekerja dan serikat pensiunan.
Saat kejadian, tak ada barang yang hilang selain dua kunci mobil. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.





