Israel Gempur Teheran dan Beirut Secara Bersamaan, Hizbullah Balas Serang Pangkalan Militer

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Israel melancarkan serangan udara simultan ke Teheran (Iran) dan Beirut (Lebanon) menyasar target militer Iran dan Hizbullah.
  • Hizbullah merespons serangan Israel tersebut dengan meluncurkan serangan balasan berupa drone dan roket ke tiga pangkalan militer Israel.
  • Serangan udara Israel dilaporkan mengakibatkan lima anggota IRGC tewas di Iran, memperluas eskalasi konflik Timur Tengah.

Suara.com - Israel melancarkan serangan udara secara bersamaan ke Teheran, Iran, dan Beirut, Lebanon, pada Selasa, seiring meluas dan meningkatnya eskalasi perang di Timur Tengah. Serangan tersebut menyasar target militer Iran dan kelompok bersenjata Hizbullah.

Militer Israel menyatakan Angkatan Udara Israel mulai melakukan serangan terarah terhadap sasaran strategis di dua negara tersebut.

“IDF saat ini sedang melakukan serangan secara bersamaan di Teheran dan Beirut. Angkatan Udara Israel telah memulai serangan terarah terhadap sasaran militer rezim teror Iran dan organisasi teroris Hizbullah,” demikian pernyataan resmi Israel Defense Forces.

Serangan tersebut memicu ledakan keras di sejumlah wilayah Iran. Jurnalis AFP melaporkan suara ledakan terdengar di kawasan utara Teheran. Media Iran juga melaporkan ledakan di Kota Karaj, pinggiran Teheran, serta di Isfahan, wilayah Iran bagian tengah. Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai lokasi pasti yang menjadi sasaran.

Sebagai respons, Hizbullah mengumumkan telah melancarkan serangan balasan terhadap Israel. Kelompok yang didukung Iran itu mengklaim menyerang tiga pangkalan militer Israel menggunakan drone dan roket.

Sebagai respons atas agresi kriminal Israel terhadap puluhan kota dan wilayah di Lebanon, Hizbullah menyatakan telah menargetkan Pangkalan Udara Ramat David dan Pangkalan Meron di wilayah utara Israel dengan serangan drone.

Selain itu, Hizbullah juga menyebut telah meluncurkan rentetan roket ke sebuah pangkalan militer Israel di Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Di sisi lain, media Iran melaporkan adanya korban jiwa dari pihak Iran. Reuters, mengutip kantor berita ISNA, menyebut sedikitnya lima anggota Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Konflik regional ini terus memburuk sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran, yang kemudian dibalas dengan serangan Iran dan kelompok-kelompok sekutunya di kawasan, termasuk Hizbullah di Lebanon.

Baca Juga: Siapa Penerus Ali Khamenei? Dua Kota Suci Ini Jadi Penentunya

Wilayah Beirut selatan sebelumnya telah digempur Israel setelah Hizbullah menyatakan bergabung dalam konflik sebagai bentuk solidaritas terhadap Iran. Sejak saat itu, serangan lintas negara semakin intens, melibatkan Iran, Lebanon, Israel, serta kepentingan militer Amerika Serikat di kawasan.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda meredanya pertempuran, sementara kekhawatiran akan perang regional skala penuh terus meningkat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI Siaga Konflik Iran-AS, Airlangga: Pasokan BBM Tetap Aman
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Metro Jaya Ikut Selidiki Kasus Pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Rupiah Menguat di Tengah Penguatan PMI Manufaktur & Memanasnya Timur Tengah
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Ledakan Besar Lagi-lagi Guncang Teheran
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Wilayah Palembang Hari Ini 3 Maret
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.