Ramadan, Momentum Meraih Bisnis Berkah

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Aktivitas bisnis tidak pernah lepas dari kisah kehidupan manusia. Dari bangun tidur hingga tidur lagi, setiap dari kita akan selalu bersentuhan dengan produk bisnis, baik itu berupa barang atau jasa. Melihat fakta bisnis, suatu organisasi atau pelaku bisnis akan melakukan kegiatan bisnis dalam bentuk memproduksi atau mendistribusikan barang atau jasa, mencari profit dengan menjual, menyewakan, mengerjakan sesuatu, mendistribusikan, dan aktivitas sejenis lainnya dan mencoba memuaskan keinginan konsumen.

Sepintas tampak tak ada hal yang perlu dikritisi karena setiap organisasi atau pelaku bisnis akan melakukan fungsi dan aktivitas yang sama. Namun bagi seorang muslim, ketika bisnis terkait dengan amal perbuatan, terlebih ia akan membawa konsekuensi tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat, maka di sinilah seorang muslim sejati harus mengkritisi, bisnis seperti apa yang akan mengamankan perjalanannya hingga di akhirat kelak.

Selain amal atau perbuatan, yang perlu kita kritisi adalah barang atau jasa seperti apa yang akan memberi kontribusi keamanan bagi perjalanan di akhirat nanti. Berkaitan dengan aspek manfaat, pilihannya adalah apakah hendak meraih manfaat semu atau manfaat hakiki. Manfaat semu hanya nampak ”besar” di dunia namun tidak berkah, sementara manfaat hakiki nampak manfaatnya selagi di dunia dan memberi kebahagian di akhirat.

Bagi pengusaha muslim, Ramadan sudah semestinya menjadi momentum perubahan menuju bisnis yang sesuai dengan aturan Allah SWT, yang biasa disebut sebagai bisnis yang penuh ‘berkat’ dan berkah. ‘Berkat’ bermakna bisnis yang menghasilkan profit yang terus tumbuh dan sinambung.

Adapun berkah adalah keridhoan Allah SWT, Zat Pemberi Rizki, yang diraih ketika seluruh amal bisnis berjalan sesuai dengan syariah-Nya. Bulan Ramadan dengan takwa sebagai puncak hikmah dari ibadah shaum, setidaknya telah mengingatkan dan mengokohkan kita pada segala hal yang terkait dengan aktivitas bisnis, yaitu:

Ramadan mengokohkan orientasi akhirat pada bisnis kita

Allah SWT berfirman kepada malaikat yang diserahi urusan rezeki bani Adam:

Hadits ini merupakan janji Allah kepada orang-orang yang selalu berorientasi akhirat dalam setiap perbuatannya. Allah akan memberikan rezeki dan memudahkan urusan mereka.

Ramadan mengingatkan kita bahwa hanya nafkah yang halal lagi baik yang membawa keberkahan dan nikmat hidup

Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Wahai manusia, sesungguhnya Allah tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik (thoyyib) dan sesungguhnya Allah memerintahkan kaum mukmin sebagaimana halnya Ia memerintah para Rasul. Kemudian, Ia berfirman:

Al Qadliy berkata, "Hadits ini merupakan salah satu pilar agama Islam dan tonggak dari hukum-hukum Islam. Ada 40 hadits yang menjadi bagian tak terpisahkan dari hadits ini. Di dalam hadits ini ada perintah kepada kaum Muslim untuk berinfak dengan rezeki yang halal serta larangan untuk berinfak dengan rezeki yang haram. Hadits ini juga menerangkan bahwa minuman, makanan, pakaian, dan lain-lain harus halal dan terjauh dari syubhat; dan siapa saja yang berdoa hendaknya ia memenuhi syarat-syarat tersebut dan menjauhi minuman, makanan dan pakaian yang haram." (Imam Nawawiy, Syarah Sahih Muslim, Hadits no 1686).

Ramadan mengingatkan kita bahwa bisnis yang halal dan thoyyib memuliakan kita di dunia dan akhirat

Makin jelas bagi pengusaha yang ingin meraih 'berkat' dan berkah bahwa Islam telah memotivasi umatnya untuk bekerja – tentu saja termasuk berbisnis - dengan serius, dengan tetap memperhatikan dan melaksanakan ketentuan syariat Allah SWT dan kaidah sebab akibat atas segala usahanya. Halal dan baik lakukan, haram lagi laknat tinggalkan. Allah pun akan membalasnya dengan ‘reward’ kemudahan rezeki dan kemudahan urusan bisnis kita. Wallahu a’lam.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Setelah Ditutup, Bandara Perintis Papua Siap Kembali Beroperasi
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Melihat Anak Berkebutuhan Khusus Mengisi Ramadan di Ponpes Kudus
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Gubernur Jateng Respons Bupati Pekalongan yang Kena OTT KPK: Pelajaran untuk Pejabat
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Konflik AS-Iran Memanas, Pemerintah Pastikan Pelindungan untuk Pemulangan Jemaah Umrah
• 41 menit laluliputan6.com
thumb
Wall Street Pulih di Tengah Ketegangan Iran vs Israel dan Lonjakan Harga Minyak
• 14 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.