Asap tebal mengepul dan sejumlah bangunan tampak rusak di pinggiran selatan Beirut pada Selasa (3/3/2026), menyusul serangan udara Israel untuk hari kedua berturut-turut di wilayah yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah. Serangan terbaru ini memperparah ketegangan di Lebanon selatan dan ibu kota di tengah konflik yang terus meluas. (REUTERS/Khalil Ashawi)
2/7Asap mengepul dari sebuah bangunan di lokasi serangan Israel di pinggiran selatan Beirut. Seorang pejabat Lebanon mengatakan kepada Reuters bahwa pasukan Israel melakukan penyusupan di beberapa bagian perbatasan. Saksi mata juga melaporkan bahwa tentara Lebanon mundur dari sedikitnya tujuh posisi operasi terdepan di sepanjang perbatasan, mencerminkan tekanan yang meningkat di garis depan. (REUTERS/Stringer)
Petugas tanggap darurat bekerja di lokasi serangan Israel di pinggiran selatan Beirut. Di saat yang sama, militer Israel mengumumkan penambahan pasukan ke Lebanon selatan sebagai bagian dari langkah penguatan pertahanan. Keputusan ini diambil setelah rentetan serangan roket dan drone oleh Hizbullah ke wilayah Israel dalam beberapa hari terakhir. (REUTERS/Stringer)
4/7Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Nadav Shoshani, dalam pengarahan daring pada Selasa (3/3/2026) mengatakan pasukan tambahan dikerahkan semalaman untuk menempati posisi defensif. “Kami hanya berada di area perbatasan dalam posisi defensif untuk mencegah serangan terhadap warga sipil dan titik-titik yang sangat penting secara strategis,” ujarnya. (REUTERS/Stringer)
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan telah memberi otorisasi kepada militer untuk maju dan menguasai posisi tambahan di Lebanon setelah Hizbullah menembakkan roket ke Israel pada Minggu malam. Militer menyebut pasukan dari Divisi Regional ke-91 “Galilee” kini ditempatkan di beberapa titik dekat perbatasan sebagai bagian dari postur pertahanan garis depan yang diperkuat. (REUTERS/Stringer)
6/7Puing-puing bangunan dan kendaraan yang rusak terlihat di lokasi serangan Israel. Pemerintah Israel menyatakan pasukannya kini ditempatkan lebih jauh ke wilayah Lebanon selatan, melampaui lima pos yang telah dikuasai, untuk membentuk lapisan keamanan tambahan bagi warga di Israel utara. Selain pengerahan darat, militer juga mengonfirmasi pelaksanaan serangan terarah terhadap infrastruktur Hizbullah di Lebanon. (REUTERS/Ahmed Al Kerdi)
7/7Rangkaian kekerasan ini memperluas konflik yang telah menyebar di Timur Tengah sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/2). Serangan tersebut memicu balasan Iran di berbagai titik kawasan dan mendorong Hizbullah meningkatkan serangan ke Israel, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya konflik regional yang lebih luas. (REUTERS/Stringer)
Add as a preferredsource on Google




