MEULABOH, KOMPAS.TV – Progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi penyintas banjir bandang di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mencapai 98 persen.
Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah di Meulaboh, Selasa (3/3/2026).
“Alhamdulillah, progres pembangunan huntara di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat yang berjumlah enam unit saat ini sudah mencapai 98 persen,” kata dia, seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Sekda Sebut Hampir 70 Persen Huntara di Bener Meriah Sudah Terisi Pengungsi Korban Bencana
Ia menambahkan, keenam bangunan huntara tersebut saat ini masih sudah memiliki jaringan air bersih dan sarana listrik, dan menunggu penyambungan arus listrik ke jaringan milik PLN.
Pihaknya menargetkan warga penyintas banjir di daerah itu sudah dapat menempati keenam huntara dalam waktu dekat.
Selain progres pembangunan huntara di Desa Jambak, ia juga menyampaikan progres pembangunan enam huntara di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen.
Menurutnya, saat ini progres pembangunan sudah mencapai 70 persen. Pihaknya optimistis upaya penyelesaian huntara bagi masyarakat yang dilaksanakan BNPB akan selesai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
Teuku Ronald menambahkan untuk kelengkapan dan kebutuhan dasar awal kedua komplek huntara tersebut, saat ini juga sudah tersedia dan difasilitasi oleh BNPB dan BPBA Provinsi Aceh.
Sarana yang sudah tersedia tersebut, di antaranya kasur, tikar, kompor, kasur lipat, kipas angin, sembako, dan bantal.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Antara
- bpbd aceh barat
- aceh barat
- hunian sementara
- huntara
- huntara di aceh barat





