KONI NTT Bidik Sukses Tuan Rumah PON 2028

tvrinews.com
21 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Erasmus Nagi Noi

TVRINews, NTT

Bidang Humas dan Media Komite Olahraga Nasional Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT) langsung tancap gas dalam rapat perdananya. 

Dua rekomendasi utama mengemuka, yakni peluncuran website resmi KONI NTT dan pembentukan Media Center PON 2028 sebagai bagian dari konsolidasi menuju tuan rumah Pekan Olahraga Nasional XXII.

Ketua Bidang Media dan Humas, Dion DB Putra, menegaskan kerja publikasi dan branding tidak bisa lagi ditunda. Dengan waktu efektif tersisa sekitar 24 bulan, seluruh elemen diminta bergerak cepat dan terukur.

“Branding PON harusnya sudah jalan. Maskot, tagline, logo, tema yang mencerminkan budaya NTT, semua itu harus segera disiapkan. Identitas visual kita harus kuat sejak sekarang,” tegasnya dalam rapat di Kantor KONI NTT, 23 Februari 2026.

Anggota bidang Humas dan Media, Stevi Johanis, menyebut kehadiran website resmi sebagai kebutuhan mendesak.

"Website resmi PON 2028 menjadi kebutuhan mendesak. Website tersebut akan menjadi pusat informasi seluruh persiapan NTT sebagai tuan rumah bersama NTB. Website itu dirancang sebagai media resmi dan mitra informasi PB PON 2028 secara nasional. Di dalamnya akan ditampilkan data atlet secara by name by cabor, perkembangan persiapan venue, agenda pertandingan, hingga publikasi prestasi," ujarnya.

Menurutnya, platform tersebut juga harus terintegrasi dengan promosi pariwisata daerah. Informasi destinasi unggulan di sekitar lokasi pertandingan dinilai penting untuk mendongkrak dampak ekonomi.

“Harus ada informasi wisata di lokasi pertandingan. Misalnya di TTS ada Bu’at dan Fatumnasi. Informasi seperti ini penting agar PON juga berdampak pada ekonomi dan pariwisata,” tambah Johanis.

Karena itu, dukungan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT diharapkan segera merealisasikan media resmi tersebut.

Dalam rapat koordinasi di KONI Pusat pada 27 Februari 2026, dipastikan 22 cabang olahraga akan digelar di NTT. Fokus pemetaan venue dan liputan diprioritaskan pada cabang tersebut, tanpa mengabaikan pertandingan di NTB dan DKI Jakarta.

Sebanyak 22 cabang olahraga yang akan berlangsung di NTT terdiri atas:

Cabang Olympic Sport (11):
Bola tangan, bola voli indoor, layar, modern pentathlon, selancar ombak, tenis meja, cricket, bulutangkis, sepak bola, taekwondo, tinju.

Cabang DBON (2):
Pencak silat, wushu.

Cabang SEA Games (3):
Kick boxing, sepak takraw, catur.

Cabang Privilege (4):
Shorinji kempo, gate ball, berkuda pacuan (nonpelana), barongsai.

Cabang World Games (2):
Aerosport (paramotor dan gantole), angkat berat.

Ketua Umum KONI NTT yang juga Gubernur NTT menegaskan dua fokus utama, yakni kesiapan venue dan atlet. Tidak akan ada pembangunan venue baru.

“Waktu efektif tinggal 24 bulan. Tidak ada pembangunan baru. Yang ada harus kita siapkan dengan standar nasional,” ujarnya dalam rapat 23 Februari 2026.

Seluruh cabang olahraga diminta memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia dengan penyesuaian dan renovasi ringan.

Semangat besar yang diusung adalah NTT Menuju PON XXII 2028 dengan lima target utama: sukses tuan rumah, sukses prestasi dengan target 37 emas dan masuk 10 besar, sukses administrasi, sukses ekonomi, dan sukses pariwisata.

Dengan penguatan branding, dukungan teknologi informasi melalui website resmi, serta kesiapan venue dan atlet, NTT menatap PON 2028 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi momentum promosi daerah dan kebangkitan prestasi di tingkat nasional.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Terkait 58 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Menteri Kebudayaan Dampingi Presiden Prabowo Kunjungi Museum Nasional Indonesia
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
2 Orang Jadi Tersangka Saham Gorengan BEBS di Mirae Asset Sekurita, OJK Juga Bekukan Rp14,5 Triliun!
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Mahasiswa Undip Diduga Dianiaya 30 Teman Kampus, Hidung Patah & Gegar Otak
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
RS Unhas Buka Suara Soal Isu Pajak Parkir, Tegaskan Bukan Kewenangan Manajemen!
• 1 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.