Sebagai bentuk penghormatan mendalam terhadap perjuangan Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno, jajaran pengurus Partai NasDem menggelar ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Safari Ramadan.
Rombongan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum, Saan Mustopa. Turut hadir mendampingi dalam rombongan tersebut perwakilan dari Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota Blitar.
Ziarah berlangsung khidmat, diisi dengan doa bersama tepat di depan pusara sang Bapak Bangsa. Saan Mustopa mengungkapkan bahwa kunjungan spiritual ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah upaya nyata untuk menyerap dan melanjutkan spirit perjuangan Bung Karno dalam membangun dan merawat Republik Indonesia.
Menurut Saan, nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan yang telah ditorehkan oleh para pendiri bangsa harus terus dihidupkan, terutama dalam praktik politik dan pengabdian kepada masyarakat saat ini. Dalam kesempatan tersebut, Saan juga menyampaikan amanat tegas dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
"Ketua Umum berpesan agar seluruh kader NasDem mampu memahami secara utuh keteladanan para tokoh bangsa. Hal ini semata-mata demi tujuan utama, yaitu membawa perubahan bangsa ini ke arah yang jauh lebih baik," ujar Saan.
Lebih lanjut, Saan menjelaskan bahwa momen ziarah ini memiliki dua tujuan utama yakni mendoakan almarhum dan merefleksikan kembali cita-cita kemerdekaan.
"Negara ini bisa merdeka karena perjuangan beliau. Kehadiran kita dalam ziarah ini tentu untuk mendoakan, agar semua amal ibadah dan apa yang beliau perjuangkan selama masa hidupnya diterima oleh Allah SWT. Selain itu, kita datang ke sini dalam rangka menangkap spirit beliau," tuturnya.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini juga menyoroti pentingnya mentransformasikan semangat Bung Karno kepada generasi penerus. Ia menilai, tantangan kebangsaan saat ini membutuhkan fondasi nasionalisme yang kuat, terutama di kalangan generasi muda.
"Spirit dari Bung Karno sebagai proklamator harus tetap kita jaga dan kita rawat dalam kehidupan kebangsaan kita. Nasionalisme harus tetap kita tumbuhkan, terutama di kalangan anak-anak muda saat ini. Itu sangat penting untuk terus kita lakukan agar semangat yang beliau perjuangkan tetap tertanam pada diri kita semua," pungkas Saan.




