JAKARTA, KOMPAS.com – Keramaian konser di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, menyisakan cerita lain yang viral di media sosial.
Seorang penonton mengaku ditagih Rp 200.000 oleh pengemudi ojek berjaket ojek online untuk perjalanan singkat menuju Senayan Park.
Unggahan akun TikTok @anothrvz pada Senin (2/3/2026) memicu perhatian warganet.
Dalam video itu, penonton bernama Pessyaa membagikan pengalamannya usai menonton konser di Stadion Madya GBK pada Minggu (1/3/2026).
Baca juga: Dikecoh Ojol Usai Konser di GBK, Penonton Bayar Lebih dari Sepuluh Kali Lipat
"In this era, kenapa masih ada aja ya ojek yang tega bohongin customernya, pulang konser karena kaki keram sampe susah jalan, mutusin buat naik ojek ke parkiran dengan harga deal Rp 20.000 buat 2 orang (karena deket, cuma 6 menit dari pintu utama GBK ke Senayan Park). Pas nyampe ditagih 200.000 dengan segala playing victimnya," tulisnya.
Kesepakatan berubahKepada Kompas.com, Pessyaa menjelaskan bahwa ia dan rekannya memilih ojek yang berada di dalam area GBK karena kondisi tubuhnya kurang fit dan jaringan ponsel sulit diakses.
"Aku pulang nonton konser di Stadion Madya GBK. Karena aku stay dari siang ke malam di posisi puasa, jadi badan aku langsung kurang fit," ujarnya.
Menurut dia, awalnya telah disepakati tarif Rp 10.000 per orang. Namun di tengah perjalanan, muncul pernyataan berbeda dari pengemudi.
"Terus kita deal buat bayar Rp 10.000, total Rp 20.000 untuk dua motor. Tapi di perjalanan, ojek aku (yang ada di video) bilang 'Saya ojek baru kak di sini, nanti harganya tanyain aja ya sama yang depan (abang ojek yang bawa partnerku)' " jelas Pessyaa.
Baca juga: Ojol Diduga Curi Paket Ojol Lain di Sawah Besar, Kerugian Jutaan Rupiah
Setibanya di lokasi, pengemudi disebut langsung menunjukkan QRIS dengan nominal Rp 200.000.
"Dia bilang 'Harganya emang segini, saya biasa bawa penumpang ke Spark dari pintu utama GBK juga tarifnya 200.000, semuanya sama' " tuturnya.
Perdebatan pun terjadi. Pessyaa mengaku sempat khawatir situasi memanas.
"Itu pun dengan debatan panjang yang memungkinkan bakal main fisik. Terus dia pergi," ungkapnya.
Total uang yang akhirnya diberikan kepada dua pengemudi mencapai Rp 75.000. Meski mengaku sudah mengikhlaskan, ia menyimpan kekecewaan.
"Aku sakit hati aja diginiin dengan oknum yang mungkin sudah berkali-kali buat aksi kayak gini," tegasnya.
Baca juga: Viral Warga Naik Ojol Rp 20.000 tapi Ditagih Rp 200.000 di GBK





