MUI Desak RI Keluar BoP Imbas Konflik di Timur Tengah, Ini Kata Menlu

detik.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Sugiono buka suara soal Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah untuk keluar dari Board of Peace (BoP) menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah. Apa katanya?

Sugiono menegaskan bahwa seluruh pembahasan terkait BoP saat ini dalam posisi "on hold". Fokus utama diplomasi Indonesia, kata dia, bergeser pada perkembangan situasi keamanan di kawasan, khususnya Iran.

"Ya ini semua pembicaraan BoP on hold, semua apa namanya perhatian shifted ke situasi di Iran," kata Sugiono kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Baca juga: Waka Komisi I DPR Bicara Peran Indonesia Usai Muncul Desakan Keluar BoP

Ia menjelaskan Indonesia tetap menjalin komunikasi intensif dengan negara-negara sahabat, termasuk di kawasan Teluk. Menurutnya, sejumlah negara Teluk yang juga menjadi anggota BoP turut terdampak serangan dalam eskalasi konflik terbaru tersebut.

"Kalau misalnya BoP kita juga tetap sama temen-teman kita konsultasi dan kosultasi dengan rekan-rekan kita di Teluk, karena mereka mengalami juga diserang, karena mereka juga anggota BoP juga," ujarnya.

Sebelumnya, MUI mengutuk serangan AS dan Israel ke Iran hingga memicu situasi mencekam di Timur Tengah. Berdasarkan keterangan yang dilihat pada Minggu (1/3/2026), ada 9 poin yang disampaikan MUI menyikapi serangan brutal AS-Israel ke Iran. Pernyataan itu ditandatangani langsung oleh Ketua MUI KH Anwar Iskandar.

Dari 9 poin itu, salah satunya MUI mendorong berbagai negara menjadi juru damai atas konflik yang ditimbulkan Amerika Serikat dan Israel. MUI juga meminta pemerintah Indonesia untuk mencabut keanggotaan dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump lantaran dinilai tak efektif menjaga keamanan dunia.

Baca juga: PGI Juga Desak Indonesia Keluar BoP Usai Iran Diserang AS-Israel

"Amerika Serikat, yang tengah memainkan peran sentral dalam pengelolaan konflik Palestina melalui BoP, menghadapi pertanyaan besar yaitu apakah strategi tersebut sungguh diarahkan untuk perdamaian yang adil, atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang dan mengubur kemerdekaan Palestina?," kata MUI.

"Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan perdamaian sejati di Palestina. Karena yang terjadi justru sebaliknya Trump melakukan serangan bersama Israel terhadap Iran dan memicu perang regional yang melibatkan berbagai kekuatan, baik secara langsung maupun melalui proksi," sambungnya.




(eva/azh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian ESDM Buka Opsi Revisi RKAB 2026 Agar Smelter Nikel Tetap Beroperasi
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Alhamdulillah, Kemenhaj Pastikan Kepulangan Jamaah Umrah Tangerang Tak Tertunda
• 54 menit lalutvonenews.com
thumb
China Desak Israel Hentikan Operasi Militer ke Iran Segera!
• 2 jam laludetik.com
thumb
Eks Direktur JAK TV Divonis Bebas dalam Kasus Perintangan Penyidikan Kejagung
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Ribuan Umat Hindu Gelar Melasti di Pantai Ngobaran
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.