JAKARTA - Israel telah mulai memobilisasi 100 ribu pasukan cadangan sebagai persiapan untuk memperluas serangan yang sedang berlangsung di luar Iran dan Lebanon. Diketahui, negara zionis tersebut telah melakukan serangan yang mengakibatkan ratusan orang meninggal.
‘’Unit intelijen militer telah meluncurkan pengerahan pasukan cadangan sebagai bagian dari persiapan untuk medan operasi tambahan dan perluasan perang,” tulis laporan Walla, dikutip dari, Anadolu Agency, Selasa (3/3/2026).
Laporan tersebut menyebut, Tentara Israel menerjunkan sekitar 100 ribu pasukan cadangan yang telah dipanggil untuk memperkuat semua sektor di bawah "Operation Roaring Lion’’nama sandi serangan yang sedang berlangsung terhadap Iran.
Serangan udara Israel menargetkan pinggiran selatan Beirut dan daerah-daerah di Lebanon selatan, menewaskan 31 orang dan melukai 149 orang.
Hezbollah menyatakan pada Senin pagi bahwa mereka telah menembakkan rudal dan drone ke situs militer Israel sebagai tanggapan atas serangan hampir setiap hari oleh Tel Aviv terhadap Lebanon dan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Sejak Sabtu pagi, Israel dan Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap Iran yang telah menewaskan ratusan orang, termasuk Khamenei dan para pejabat tinggi.




