JAKARTA, KOMPAS. TV - Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Ferry Tauhid Indrasjarief, memberikan klarifikasi terkait kendala izin latihan yang dialami tim tamu di Jakarta International Stadium (JIS).
Pria yang akrab disapa Bung Ferry tersebut menegaskan bahwa situasi yang terjadi murni disebabkan oleh hambatan komunikasi, bukan tindakan diskriminasi.
Menurut Ferry, pihaknya telah melayangkan pemberitahuan resmi mengenai lokasi latihan dua hari sebelum jadwal pertandingan.
Namun, koordinasi tersebut tidak berjalan mulus saat hari pelaksanaan.
“Kemarin ada miss komunikasi. Jadi, sebelumnya dua hari sebelum pertandingan hari minggu sudah ada pemberitahuan lewat match program dari divisi kami ke pihak mereka bahwa latihan akan dilakukan di lapangan latihan,” ujar Ferry kepada awak media, Selasa (3/3/2026).
Baca Juga: Malut United Optimistis Curi Poin di Kandang Madura United meski Skuad Tidak Lengkap
Ferry menjelaskan bahwa pihak tim tamu baru mengajukan permintaan untuk menggunakan lapangan utama sesaat setelah berangkat dari hotel.
Meski telah diberikan penjelasan mengenai prosedur, tim tamu tetap teguh pada keinginan mereka.
“Tapi ternyata, dan waktu itu belum ada respon. Pada saat mereka berangkat dari hotel, barulah mereka minta untuk melatihan di dalam. Walaupun sudah dijelasin, tapi mereka tetap berkesikerasan untuk latihan di dalam,” tambahnya.
Guna meredam situasi, pihak Panpel sempat mengupayakan surat resmi dari pengelola JIS.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- Persija Jakarta
- Macan Kemayoran
- bri super league
- ketua panpel persija
- ferry indrasjarief





