JAKARTA, KOMPAS.TV - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyatakan keprihatinan atas eskalasi konflik yang terjadi di Timur Tengah. PGI meminta pihak-pihak terkait menghentikan eskalasi yang berpotensi memicu krisis global.
Dalam surat pernyataan yang ditandatangani Ketua Umum PGI Jacklevyn Frits Manuputty dan Sekretaris Umum Darwin Dharmawan, PGI menilai eskalasi di Timur Tengah menimbulkan instabilitas dan meningkatkan risiko meluasnya konflik.
Surat pernyataan ini diterbitkan PGI usai perang Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran memanas akibat pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada Sabtu (28/2/2026) lalu.
“PGI mengecam berbagai tindakan militer yang dilakukan sejumlah negara, termasuk keterlibatan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, konflik antara Pakistan dan Afghanistan, serta aksi pembalasan militer Iran di kawasan yang dinilai semakin memperluas lingkaran kekerasan dan mengancam keamanan internasional,” demikian surat pernyataan PGI.
Baca Juga: Wamenag Serahkan Dana Rp2 Miliar untuk Renovasi Gereja Katolik Terdampak Banjir Sumut
PGI menyatakan, keberpihakan Gereja pada konflik tidak diarahkan untuk kepentingan politik negara mana pun. Namun, Gereja berpihak pada warga sipil yang terdampak konflik, termasuk keluarga-keluarga yang tercerai dan anak-anak yang trauma.
PGI pun mendorong dihentikannya aksi militer di Timur Tengah dan meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lembaga internasional, pemerintah, dan komunitas internasional mengedepankan dialog serta mematuhi hukum hukaniter internasional.
Lebih lanjut, PGI menyerukan agar umat berdoa untuk perdamaian, menunjukkan solidaritas kepada, serta menghindari ujaran yang berpotensi memicu polarisasi.
PGI berharap pemimpin-pemimpin dunia memperoleh hikmah untuk mengedepankan jalan damai serta menghentikan tindakan yang mengancam kehidupan manusia serta kelestarian alam.
“Kiranya kasih dan keadilan Allah nyata di dunia, sehingga perdamaian yang sejati hadir bagi seluruh umat manusia,” tulis surat PGI sebagaimana dikutip Antara.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- perang iran
- konflik timur tengah
- pgi
- persekutuan gereja timur tengah
- as serang iran





