Surya Paloh Sebut Prabowo Punya Pemikiran Konstruktif soal Konflik Timur Tengah

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menilai pemikiran Presiden Prabowo Subianto dalam merespons situasi konflik di Timur Tengah cukup konstruktif.

Paloh menyampaikan ini usai menghadiri pertemuan bersama Presiden RI Prabowo Subianto, para mantan presiden, wakil presiden, dan ketua umum partai politik lainnya di Istana, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

"Saya pikir, pemikiran pemikiran presiden sejujurnya dalam pikiran dan pandangan saya tadi masih tetap dalam koridor yang cukup konstruktif lah, untuk membangun kesadaran kita bersama bagaimana tantangan yang begitu besar dihadapi bangsa ini," ucap Paloh usai pertemuan.

Baca juga: Kala Prabowo Kumpulkan Eks Presiden hingga Ketum Parpol, Apa yang Dibahas?

"Membutuhkan langkah-langkah kebijakan bukan dengan kontekstual cara berpikir yang linier semata mata tapi juga mengambil beberapa manuver taktis dan strategis yang barangkali bisa kita pahami bersama," lanjut dia.

Intinya, kata Paloh, Prabowo menekankan soal hubungan diplomasi yang harus dijaga ke semua pihak.

"Artinya bagaimana penegasan hubungan diplomasi itu terus tetap terjaga dengan para pihak," ucap Paloh lagi.

Menurut Paloh, situasi perang antara Israel dan Iran melawan Iran menjadi salah satu bahasan dalam pertemuan semalam.

Baca juga: Menlu Sugiono Komunikasi ke Iran dan AS soal Prabowo Siap Jadi Mediator, Apa Hasilnya?

Dia mengatakan, sikap Indonesia harus terus menegaskan politik bebas dan aktif serta berpihak ke perjuangan rakyat Palestina.

"Bahwasanya kita menegaskan kembali bagaimana mempertahankan politik bebas dan aktif, rasa simpati dan empati yang besar terhadap bagaimana perjuangan rakyat Palestina tadi ditegaskan kembali," tutur Paloh.

Di samping itu, Prabowo juga menjelaskan alasan Indonesia masuk Board of Peace dalam pertemuan itu.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Paloh mengatakan, Indonesia terus berkoordinasi dan komunikasi dengan negara lain soal keterlibatan dalam Dewan Perdamaian, khususnya setelah eskalasi di Timur Tengah meningkat.

"Sampai hari ini barangkali masih dalam posisi seperti itu (masih anggota BoP), kecuali ada perkembangan bersama beberapa negara lain nanti, mengevaluasi ulang kembali arti kebiasaan Indonesia di Board of Peace bersama beberapa negara lainnya," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis ISTIQOMAH CINTA SCTV Episode 23, Hari Ini Selasa 3 Maret 2026: Syarat Kejam Yuda untuk Hutami: Lupakan Anak Kandungmu Selamanya!
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pemprov Riau Hentikan Tambang Galian C Ilegal Seluas 14,8 Ha di Kampar
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Coba Kombinasi Kurma dan Tempe untuk Energi Puasa Lebih Tahan Lama
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
MyRepublic Indonesia Kembali Raih Penghargaan: Internet Rumah Terbaik dan Tercepat di Indonesia
• 6 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Polda Riau Tangkap Tersangka Pembunuh Gajah, Temukan Perdagangan Organ Satwa
• 18 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.