Serangan Udara AS–Israel ke Iran Dorong Harga Minyak Melonjak, Saham Pariwisata Terpukul Hingga Penerbangan Kacau

erabaru.net
6 jam lalu
Cover Berita

Pada Senin (2 Maret), seiring meningkatnya serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, harga minyak dan gas melonjak tajam, dolar AS menguat, dan pasar saham global umumnya melemah. Sebaliknya, aset lindung nilai seperti emas mengalami kenaikan signifikan. 

Dalam tiga hari terakhir, lebih dari 4.000 penerbangan di seluruh dunia dibatalkan. Sejumlah bandara hub utama di Timur Tengah terpaksa ditutup, menyebabkan puluhan ribu penumpang terlantar dan situasi di bandara menjadi kacau.

EtIndonesia. Setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran, Iran membalas dengan menyerang kota-kota di Teluk Persia yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, serta menghambat kapal tanker minyak mentah dan produk minyak melewati jalur transportasi terpenting kawasan tersebut, yaitu Selat Hormuz. 

Selain itu, berbagai fasilitas minyak dan gas di Timur Tengah terpaksa menghentikan produksi, mendorong harga minyak dan gas melonjak tajam—sempat naik lebih dari 13% dan mencatat level tertinggi sejak Januari 2025.

Hingga Senin pukul 14.45 waktu Pantai Timur AS, harga minyak mentah AS naik 6,09% menjadi 71,10 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent naik 6,63% menjadi 77,7 dolar AS per barel.

Industri penerbangan menjadi salah satu sektor yang paling terpukul. Bandara internasional hub utama di Dubai dan Doha telah ditutup selama tiga hari berturut-turut, menyebabkan puluhan ribu penumpang terlantar. 

Perusahaan analisis penerbangan Cirium menyatakan bahwa pada Senin saja sedikitnya 1.560 penerbangan dibatalkan, dan sejak Sabtu lalu total pembatalan telah melampaui 4.000 penerbangan.

Saham perusahaan pariwisata Eropa terbesar, TUI, anjlok 9,6%.
Maskapai Lufthansa turun 5,7%;
Perusahaan induk British Airways, IAG, turun 5,4%.
Saham grup hotel Prancis Accor dan perusahaan kapal pesiar AS Carnival juga merosot tajam.

Saham maskapai Asia turut tertekan, termasuk ANA Holdings, China Eastern Airlines, dan AirAsia X Malaysia yang masing-masing turun setidaknya 4%. Cathay Pacific telah membatalkan seluruh penerbangan menuju Timur Tengah.

Pasar saham global sebagian besar melemah. Indeks saham global MSCI turun 0,97%, indeks pan-Eropa STOXX 600 merosot 1,77%, dan Indeks Dow Jones Industrial Average juga mencatat penurunan cukup besar.

Namun, pemulihan saham teknologi membantu S&P 500 dan Nasdaq bangkit setelah sempat menyentuh level terendah dua pekan dalam perdagangan intraday. Saham NVIDIA naik 2,8%, sementara Microsoft naik 1,7%. Saham sektor pertahanan juga menguat, dengan Lockheed Martin naik 2,5% dan Palantir melonjak 5,6%.

Pada Senin pagi, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,20%, S&P 500 turun 0,05%, sementara Nasdaq Composite naik 0,22%.

Dipicu ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, emas sebagai aset lindung nilai sempat melonjak ke 5.400 dolar AS per ons, naik 1,4% dan mencatat level tertinggi dalam sebulan terakhir. Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS (^TNX) naik karena pasar menurunkan ekspektasi penurunan suku bunga, di tengah kekhawatiran bahwa inflasi dapat kembali meningkat.

Investor selanjutnya akan mencermati laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis Jumat (6 Maret). Para ekonom memperkirakan jumlah lapangan kerja non-pertanian AS pada Februari hanya bertambah 60.000, lebih rendah dibandingkan kenaikan tak terduga 130.000 pada Januari, yang berpotensi mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Reporter New Tang Dynasty Television, Liu Jiajia, melaporkan dari Amerika Serikat


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Irak Pangkas Produksi Minyak Imbas Iran Tutup Selat Hormuz
• 3 menit laluidxchannel.com
thumb
Trump Ancam Sanksi Dagang Usai Spanyol Tolak Pangkalannya untuk Serang Iran
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Copa del Rey: Barcelona Gagal ke Final Meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
BEI Bidik Masuk Top 10 Bursa Global Lewat Demutualisasi 
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
2 Pengacara Penyuap Hakim Kasus Minyak Goreng Divonis 14 dan 16 Tahun Penjara
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.