Pantau - Sejumlah petenis dunia seperti Carlos Alcaraz, Jannik Sinner, Aryna Sabalenka, hingga Amanda Anisimova masuk dalam daftar nominasi Laureus World Sports Awards 2026 yang akan digelar di Cibeles Palace, Madrid, pada 20 April.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner dinominasikan dalam kategori Laureus World Sportsman of the Year setelah mencatatkan prestasi menonjol sepanjang musim 2025.
Nominasi tersebut melanjutkan tren positif tenis putra dalam penghargaan Laureus setelah Novak Djokovic menjadi petenis terakhir yang memenangkan kategori atlet terbaik dunia pada 2024.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner kini berupaya meraih penghargaan tersebut untuk pertama kalinya dalam karier mereka.
Prestasi Alcaraz dan Sinner Sepanjang MusimCarlos Alcaraz sebelumnya pernah meraih penghargaan Laureus pada kategori Breakthrough of the Year Award tahun 2023.
Penghargaan itu diperoleh setelah Alcaraz memenangkan gelar turnamen utama pertamanya di US Open dan naik ke peringkat satu dunia.
Sejak saat itu Alcaraz terus menambah koleksi trofi di level turnamen utama dan ATP Masters 1000.
Pada musim 2025 Alcaraz memenangkan delapan gelar turnamen termasuk dua gelar Grand Slam di Roland Garros dan US Open.
Jannik Sinner juga mencatatkan musim impresif dengan memenangkan Australian Open dan Wimbledon pada tahun 2025.
Sinner juga meraih gelar ATP Finals untuk kedua kalinya secara berturut-turut di Turin, Italia.
Ia sempat menempati peringkat satu dunia sejak Juni 2024 hingga September 2025 sebelum posisi tersebut kembali direbut Carlos Alcaraz setelah kemenangan di US Open.
Sementara itu petenis muda Brasil Joao Fonseca masuk dalam nominasi kategori Laureus World Breakthrough of the Year.
Nominasi tersebut diberikan setelah Fonseca menunjukkan peningkatan pesat di tur ATP dengan memenangkan dua gelar ATP Tour pada 2025.
Petenis berusia 19 tahun itu juga mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya yaitu peringkat 24 dunia.
Sabalenka dan Anisimova Wakili Sektor PutriDi sektor putri Aryna Sabalenka masuk dalam nominasi Laureus World Sportswoman of the Year.
Sabalenka bersaing dengan sejumlah atlet dunia lainnya seperti pesepak bola Aitana Bonmati, pelari cepat Melissa Jefferson-Wooden, pelari jarak jauh Faith Kipyegon, perenang Katie Ledecky, serta pelari gawang Sydney McLaughlin-Levrone.
Sabalenka terpilih sebagai pemain terbaik WTA selama dua tahun berturut-turut dan juga menempati peringkat satu dunia pada 2025.
Ia memimpin tur WTA dalam jumlah final dengan sembilan final sepanjang musim.
Sabalenka juga memimpin dalam jumlah gelar dengan empat trofi serta mencatatkan 63 kemenangan pertandingan sepanjang musim.
Petenis asal Belarus tersebut mencetak rekor baru hadiah uang dalam satu musim dengan total 15.008.519 dolar AS atau sekitar Rp253,7 miliar.
Ia juga memenangkan US Open yang menjadi gelar Grand Slam keempat dalam kariernya.
Pada tahun sebelumnya Sabalenka juga masuk nominasi Laureus World Sportswoman of the Year namun penghargaan tersebut dimenangkan oleh Simone Biles.
Sementara itu Amanda Anisimova dinominasikan dalam kategori Laureus World Comeback of the Year.
Anisimova menjalani musim 2025 yang impresif dengan mencapai lima final turnamen.
Ia memenangkan dua gelar WTA 1000 pertama dalam kariernya di Doha dan Beijing.
Anisimova juga mencapai dua final Grand Slam pertamanya di Wimbledon dan US Open.
Petenis asal Amerika Serikat tersebut juga melakukan debut di peringkat 10 besar dunia.
Ia lolos ke WTA Finals untuk pertama kalinya dalam kariernya dan menutup musim di peringkat empat dunia.



