Penulis: Salmon
TVRINews, Sulawesi Tenggara
Sebanyak 317.113 kepala keluarga di Provinsi Sulawesi Tenggara akan menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng pada Maret 2026. Bantuan untuk alokasi Februari dan Maret tersebut ditargetkan tuntas sebelum Hari Raya Idulfitri 2026 guna membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Tenggara, Ari Sismanto, menyebutkan bahwa jumlah penerima manfaat tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar 98 ribu kepala keluarga.
“Total penerima tahun ini mencapai 317.113 keluarga yang tersebar di 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara bersama Dinas Ketahanan Pangan Sultra. Untuk dua bulan alokasi, total bantuan yang disiapkan mencapai 6.342.260 kilogram beras dan 1.268.452 liter minyak goreng.
Kabupaten Konawe Selatan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 38.290 keluarga penerima manfaat. Selanjutnya Kabupaten Muna sebanyak 31.659 penerima dan Kabupaten Konawe dengan 30.847 penerima manfaat.
Setiap keluarga akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Namun pada penyaluran kali ini, bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan sehingga masing-masing kepala keluarga memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Program bantuan pangan ini menyasar kelompok desil 1 hingga desil 5, meliputi kategori sangat miskin, miskin, hampir miskin, rentan miskin, hingga masyarakat berpenghasilan terbatas.
Saat ini proses pengemasan bantuan masih berlangsung di lima cabang Bulog yang tersebar di Sulawesi Tenggara.
Distribusi akan dilakukan hingga ke tingkat desa oleh Bulog bersama Dinas Ketahanan Pangan Sultra, disertai verifikasi data penerima di seluruh kabupaten dan kota.
Pemerintah menargetkan penyaluran dimulai pekan ini dan rampung sebelum Lebaran, sehingga bantuan dapat dimanfaatkan masyarakat secara tepat waktu menjelang perayaan Idulfitri 2026.
Editor: Redaktur TVRINews




