APBN Kuat Hadapi Krisis Global, Purbaya: Nggak Ada Masalah

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global yang berkepanjangan, termasuk dampak eskalasi di Timur Tengah.

Purbaya menyampaikan, pemerintah telah membahas skenario ketahanan anggaran apabila krisis berlangsung lebih lama dari perkiraan. Menurutnya, perkiraan ini berdasarkan atas analisis sementara, serta kondisi fiskal terkini yang dinilai masih dalam kategori baik.

"Ada bahas antara lain kalau krisis seperti ini berkepanjangan, tahan nggak anggarannya, anggarannya seperti apa. Kalau analisa kita yang ada sekarang sih masih cukup baik, jadi nggak ada masalah," kata Purbaya seusai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 4 Maret 2026.
 

Baca Juga :

OJK Minta Perbankan hingga Pasar Modal Antisipasi Dampak Rambatan Konflik di Timur Tengah
(Ilustrasi. Foto; Dok MI)

Ia menjelaskan, salah satu faktor pendukung kondisi fiskal Indonesia yang baik adalah kinerja penerimaan negara yang menunjukkan perbaikan signifikan pada awal tahun. Penerimaan pajak dan bea cukai pada Januari hingga Februari 2026 tercatat tumbuh sekitar 30 persen.

"Itu angka yang signifikan sekali. Artinya, ada perbaikan yang signifikan di ekonomi dan perilaku orang-orang, pajak dan bea cukai," jelas dia. Simulasi kenaikan harga minyak dunia Terkait ketahanan ekonomi nasional di tengah eskalasi Amerika Serikat dan Iran, Purbaya menyebut pemerintah telah melakukan simulasi terhadap berbagai skenario harga minyak untuk satu tahun anggaran berjalan.

Menurut dia, kenaikan harga minyak pada level tertentu masih dapat diserap oleh APBN. Namun, jika lonjakan terjadi secara ekstrem, maka pemerintah akan melakukan perhitungan ulang untuk menyesuaikan kebijakan fiskal.

"Jadi masih bisa di-absorb kalau harga minyak naik kalau terlalu tinggi. Tapi kalau ekstrem sekali akan kita hitung ulang," imbuh Purbaya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Megawati Soekarnoputri Kirim Surat Duka Atas Wafatnya Ali Khamenei
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hakim Sebut Marcella Santoso dan Ary Bakri Makelar Kasus, Coreng Profesi Advokat
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Mentan upayakan layanan dukungan ekspor tak lewat 1x24 jam
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Data Campak di Indonesia Februari 2026: 8.810 Kasus Suspek, 4 Pasien Meninggal
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Rajin Cetak Gol dan Assist, Dua Striker Keturunan Ini Siap Geser Posisi Ole Romeny di Timnas Indonesia
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.