JAKARTA, KOMPAS.TV - Keluarga pasangan suami istri atau pasutri yang menjadi korban perampokan disertai pembunuhan di Bekasi, Jawa Barat, angkat bicara.
Pihak keluarga mendesak polisi dapat mengusut tuntas perkara perampokan berjujung maut tersebut.
"Kami semua minta ini dibuka untuk seluas-luasnya demi keadilan," ucap kakak korban yang enggan disebutkan namanya pada Selasa (3/3/2026).
"Kepada media, kami meminta bantuan rasa keadilan untuk keluarga kami karena ada dua korban, mohon dikawal oleh para awak media untuk mendesak terutama pihak kepolisian agar sungguh-sungguh mengungkap kasus ini seterang-terangnya."
Baca Juga: Kronologi Pasutri di Bekasi Diduga Jadi Korban Perampokan: Suami Tewas, Istri Kritis
Mengingat, kata dia, kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan yang menimpa adiknya itu dirasa ada kejanggalan. Sebab, hanya dua kunci mobil dan dua handphone milik korban yang hilang usai peristiwa itu.
Sementara dua mobil yang kuncinya hilang itu tidak ikut digasak pelaku dan masih terparkir di tempat kejadian perkara atau TKP.
"Kalau kita pelajari di sini realita dari pada tempat kejadian perkara ini kan ada dua mobil di sini, mobilnya enggak diambil tapi kunci mobil dibawa oleh mereka. Kenapa kalau memang ini (perampokan), mereka enggak bawa mobil minimal salah satu gitu, kan enggak di bawa," ucapnya.
"Selain kunci mobil yang hlilang memang ada handphone, handphone almarhum dan istrinya, mungkin hilang atau dibawa oleh pelaku kita juga tidak tahu. Kalau kita bicara aneh kok yang diambil cuma handphone dan kunci mobil?"
Tak sampai di situ, kejanggalan juga terasa terhadap kondisi rumah korban yang dalam kondisi rapi, serta brankas yang tidak disentuh oleh pelaku.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- perampokan maut di bekasi
- perampokan
- pembunuhan
- bekasi
- keluarga korban





