Chivu Ungkap Alasan Rotasi Besar dan Formasi Baru Inter Milan vs Como

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Como, VIVA – Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan penjelasan mengenai sejumlah perubahan taktik yang diterapkan timnya saat menghadapi Como 1907 dalam leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/26 yang berakhir imbang 0–0. Menurut Chivu, keputusan itu lahir dari kebutuhan nyata tim untuk beradaptasi dengan kondisi skuad dan situasi pertandingan yang berbeda dari biasanya.

Dalam jumpa pers usai laga, Chivu mengakui bahwa formasi serta pendekatan yang dipilih merupakan sesuatu yang belum pernah Inter lakukan sebelumnya. Karena ketersediaan pemain yang terbatas — beberapa pemain kunci seperti Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny absen, sementara Marcus Thuram belum fit penuh — Chivu memutuskan memainkan dua gelandang kreatif di belakang striker.

Baca Juga :
Cesc Fabregas Kecewa Cuma Imbang Lawan Inter Milan, Harusnya Como Menang!
Como Tahan Imbang Inter Milan, Peluang Kedua Tim ke Final Coppa Masih Sama Kuat

Pendekatan ini dimaksudkan untuk memberikan lebih banyak kreativitas di lini tengah sekaligus menyiasati tekanan Como yang gemar menguasai bola dan menarik lawan keluar dari posisinya.

Duel Como vs Inter Milan
Photo :
  • Football Italia

“Kami juga mengubah cara bertahan kami, terutama di area sendiri — kami mencoba menyerang mereka satu lawan satu, meski sedikit lambat saat menutup bek kiri mereka. Mereka sangat bagus menjaga bola dan membuka ruang,” jelas Chivu dilansir Football Italia.

Chivu juga membeberkan bahwa, meskipun timnya mencoba mendominasi dengan kreativitas lini tengah, perubahan itu bukanlah hal yang mudah dilakukan dalam waktu singkat. Mereka hanya punya 72 jam untuk mempersiapkan laga ini setelah pertandingan sebelumnya, sehingga pemain dituntut cepat memahami instruksi yang diberikan pelatih.

Rotasi pemain juga jadi bagian dari strategi Chivu. Karena hanya tersedia dua striker untuk pertandingan kontra Como, pelatih asal Rumania itu memilih berbagi waktu bermain di antara keduanya, sambil tetap menjaga keseimbangan tim. Ia menilai para pemain sudah memahami situasi pertandingan dan menanggapi instruksi dengan baik meskipun gaya permainan yang ditampilkan bukanlah “gaya Inter” yang biasa dilihat fans.

Chivu juga mempertimbangkan pertandingan besar berikutnya, yakni Derby della Madonnina melawan AC Milan di Serie A, dan mengatakan bahwa keputusan taktik untuk laga itu akan didasarkan pada siapa yang tersedia untuk dimainkan.

Strategi Chivu mendapat perhatian karena menandai fleksibilitas pendekatan Inter di bawah pelatih baru ini, setelah sebelumnya tim cenderung menggunakan skema taktis tertentu secara konsisten selama beberapa musim terakhir.

Baca Juga :
Sedang Berlangsung! Live di ANTV Semifinal Coppa Italia Como vs Inter Milan
Demi Bela Negara, Mantan Striker Inter Milan Rela Jadi Tentara Hajar Amerika dan Israel
Klasemen Serie A: Inter Milan Makin Tak Terbendung, Jarak 10 Poin dengan AC Milan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penetapan Rekayasa Lalu Lintas Tol untuk Mudik Lebaran 2026 Dibantu Teknologi Digital
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Kata Mantan Kabareskrim soal Dugaan Perampokan dan Pembunuhan di Bekasi
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Atletico Madrid Lolos ke Final Piala Raja Meski Takluk 0-3 dari Barcelona di Camp Nou
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Modus Penipuan 13 WNA Jepang di Bogor: Jadi Polisi Gadungan dan Bikin Surat Penangkapan Palsu
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.