Terparah Sejak COVID-19, 1.555 Penerbangan Dibatalkan Akibat Serangan AS

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penerbangan dari dan menuju negara-negara Timur Tengah dibatalkan akibat eskalasi konflik di wilayah tersebut yang kembali memanas, usai serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Firma analitik penerbangan Cirium mencatat sebanyak 539 penerbangan dari Inggris ke Timur Tengah dibatalkan dalam periode tujuh hari sejak 1 Maret, setara dengan 180.008 kursi.

Hingga kini, puluhan penerbangan Inggris ke kawasan tersebut telah dibatalkan, sementara secara global 1.555 penerbangan ke Timur Tengah tercatat dibatalkan hingga Senin (2/3) pagi waktu setempat, seperti dilansir Mirror.

Platform pelacakan penerbangan FlightAware melaporkan hampir 2.800 penerbangan dibatalkan pada Sabtu (28/2) dan 3.156 penerbangan pada Minggu (1/3). Data dari Flightradar24 menunjukkan wilayah udara di atas Iran, Irak, Kuwait, Israel, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Qatar nyaris kosong dari lalu lintas pesawat pada Senin.

Berdampak pada Jutaan Penumpang

Pakar perjalanan dan penerbangan Paul Charles dari PC Agency mengatakan lebih dari dua juta orang terdampak hanya dalam satu hari terakhir.

“Maskapai harus menunggu hingga wilayah udara dibuka kembali. Banyak pesawat tertahan di berbagai negara. Semakin lama situasi ini berlangsung, kerugian bisa mencapai miliaran dolar akibat hilangnya perdagangan dan pariwisata,” ujarnya.

Ia membandingkan gangguan ini dengan krisis awan abu vulkanik Islandia pada 2010, yang menyebabkan penghentian penerbangan terbesar sejak Perang Dunia II. Menurutnya, dampak kali ini bisa berlangsung berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, bahkan jika konflik segera mereda.

Serangan Picu Penutupan Wilayah Udara

Gangguan penerbangan terjadi setelah serangan terhadap Iran oleh pasukan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu pagi, yang disebut sebagai serangan “pre-emptive”.

Serangan tersebut memicu balasan dari Iran, dengan laporan peluncuran rudal ke Israel dan sejumlah negara di kawasan. Akibatnya, sejumlah negara menutup wilayah udaranya dan maskapai menghentikan operasional.

Dalam pernyataan resminya, Emirates mengumumkan penghentian sementara seluruh operasi ke dan dari Dubai hingga Senin pukul 15.00 waktu setempat. Maskapai itu meminta penumpang yang dijadwalkan terbang hingga 5 Maret untuk melakukan pemesanan ulang atau meminta pengembalian dana.

Etihad Airways juga menangguhkan seluruh penerbangan ke dan dari Abu Dhabi hingga Senin dini hari, dan meminta penumpang memeriksa status penerbangan sebelum menuju bandara. Penumpang dengan tiket perjalanan hingga 3 Maret dapat mengajukan pengembalian dana penuh.

Sementara itu, Qatar Airways menyatakan operasional akan dilanjutkan setelah Otoritas Penerbangan Sipil Qatar mengumumkan pembukaan kembali wilayah udara secara aman. Maskapai tersebut juga memperingatkan penumpang tentang akun palsu di media sosial yang mengatasnamakan perusahaan dan meminta data pribadi.

Di sisi lain, Virgin Atlantic mengalihkan sejumlah rute untuk menghindari wilayah udara Irak dan membatalkan penerbangan antara London Heathrow dan Dubai serta Riyadh pada 1 dan 2 Maret.

Imbauan Bagi Warga Inggris

Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO) mengimbau warga negaranya di Bahrain, Israel, Palestina, Qatar, dan Uni Emirat Arab untuk mendaftarkan keberadaan mereka, guna menerima pembaruan situasi terbaru.

FCDO juga meminta warga Inggris di kota pesisir Duqm, Oman, untuk segera berlindung di tempat aman, serta menyarankan warga di Salalah untuk meninggalkan wilayah tersebut sesegera mungkin jika memungkinkan.

Situasi di kawasan Timur Tengah masih dinamis, dengan maskapai dan otoritas penerbangan terus memantau perkembangan sebelum memutuskan pembukaan kembali rute-rute penerbangan internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serikat Buruh Temui Dasco, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Prabowo dan Program Pro-Rakyat
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Dunia Ekspor Sumsel Waspadai Dampak Jangka Panjang Perang di Timur Tengah
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Kutuk Serangan Militer ke Iran, AMPG Desak Pemerintah Ambil Sikap Tegas di Forum Internasional
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Xiaomi 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia: Bawa Kamera Leica 1 Inci dan Snapdragon 8 Elite
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jemaah Umrah Terjebak di Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Evakuasi
• 1 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.