JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan pihaknya tidak anti kritik mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebaliknya, kata dia, justru BGN meminta masyarakat aktif melaporkan jika menemukan menu MBG yang dinilai tidak layak.
Menurut Nanik, unggahan di media sosial bisa menjadi alat kontrol publik yang efektif. Dengan jumlah dapur yang begitu besar, BGN tak mungkin bekerja sendiri.
"Kami sangat terbantu kalau masyarakat meng-upload menu. Tapi tolong sebutkan sekolah di mana, SPPG Desa mana, daerah mana, kecamatan mana, kabupaten mana. Hari itu juga kita tindak lanjuti," kata Nanik usai menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan MBG di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa (3/3/2026).
Saat ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi secara nasional mencapai lebih dari 24 ribu. Targetnya, jumlah itu akan diperluas menjadi sekitar 30 ribu dapur.
Baca Juga: Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas, Ini 10 Kesepakatan Kemenhaj soal Umrah Dampak Konflik Timteng
Namun, realitas di lapangan tidak sederhana. Jumlah pengawas resmi yang dimiliki BGN hanya 70 orang.
“Kita punya pengawas hanya 70 orang di BGN. Bagaimana mau ngawasi 30 ribu lebih dapur nanti? Sekarang 24 ribu,” ujar Nanik.
Karena itulah, BGN membuka ruang partisipasi publik. Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG itu menekankan pentingnya laporan yang jelas dan faktual.
“Tapi tolong disebutkan alamatnya di mana, SPPG-nya di mana, kapan? Jangan video yang sudah tahun lalu diviralkan lagi. Kalau itu (memviralkan lagi video lama) kan berarti punya tujuan-tujuan lain," ujarnya.
Nanik menegaskan jika terbukti ada SPPG yang melanggar prosedur, maka akan mendapat sanksi yang tegas.
"Yang tidak benar menunya kita suspend dapurnya, kita tutup dapurnya," katanya.
Tak Perlu Takut UU ITE
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- makan bergizi gratis
- badan gizi nasional
- nanik sudaryati deyang
- mbg 2026
- sppg
- uu ite




