REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto, menjadi salah satu penumpang yang terdampak langsung konflik AS-Israel versus Iran. Mugiyanto harus terdampar di Doha, Qatar, dalam perjalanan menuju Jenewa, Swiss guna menghadiri Sidang Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang kini "dipimpin" oleh Indonesia.
Mugiyanto bersama rombongan sudah berada di Doha selama beberapa hari akibat naiknya eskalasi konflik di Timur Tengah. "Kami terdampar di Doha, Qatar, dalam perjalanan yang seharusnya menghadiri Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa," kata Mugiyanto kepada awak media di Jakarta pada Rabu (4/3/2026).
Mugiyanto mengamati situasi di sana masih belum kondusif. Sehingga, ia belum punya kepastian kapan konflik bakal disudahi disana agar ruang udara Qatar bisa dibuka lagi.
"Situasinya masih belum kondusif. Belum ada kepastian kapan konflik ini akan berakhir dan kapan ruang udara di Qatar serta negara-negara sekitar akan dibuka kembali," ujar Mugiyanto.




