jpnn.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono mengatakan pihaknya telah menyiapkan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran.
Hal itu menyusul terjadinya konflik Iran vs Amerika Serikat-Israel yang semakin memanas.
BACA JUGA: Menlu Sugiono Sambut Baik Terbentuknya Kantor Penghubung Palestina dengan BoP
Sugiono menuturkan bahwa dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI di Teheran tentang rencana tersebut.
“Di tengah eskalasi yang semakin meningkat, tadi siang juga saya sudah memerintahkan kepada dubes kami di Teheran untuk mengambil langkah-langkah evakuasi yang segera jika memang ada masyarakat Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi,” ujar Sugiono di Negara, pada Selasa (3/3) malam.
BACA JUGA: Pemerintah Putar Otak Cari Solusi Dampak Perang Iran vs Israel-AS
Sebagai tahap awal, KBRI di Teheran sudah memastikan setidaknya ada 15 WNI yang siap dievakuasi.
Hanya saja proses evakuasi dilakukan melalui Kota Baku di Azerbaijan.
BACA JUGA: Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Harga BBM Dipastikan Naik
"Evakuasi dari Teheran itu mereka harus di bawa ke Baku (Azerbaijan). Dari Teheran ke Baku itu 10 jam perjalanan darat," kata dia.
Sugiono menjelaskan tidak semua WNI di wilayah terdampak konflik memilih untuk meninggalkan Iran.
Pemerintah menghormati keputusan masing-masing warga.
Namun, bagi mereka yang merasa perlu untuk kembali ke Tanah Air, negara memastikan prosesnya difasilitasi.
“Tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” jelasnya.
Evakuasi akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan situasi keamanan di lapangan.
Pemerintah terus memantau perkembangan terbaru, mengingat kondisi kawasan yang dinamis dan berpotensi berubah sewaktu-waktu.
Sugiono mengakui, situasi ke depan masih sulit diprediksi. Untuk itu, kesiapsiagaan menjadi kunci.
Sekjen Partai Gerindra itu menegaskan arahan Prabowo agar seluruh jajaran pemerintah bersiap menghadapi segala kemungkinan.
“Saya kira situasi ke depan masih akan terus berkembang, kita akan melihat apa yang akan terjadi,” tambah Sugiono. (mcr4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Perang Iran vs Israel, Ibadah Haji 2026 Ditunda?
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




