IRGC Bersumpah Balas Serangan AS-Israel, Korban Sipil Iran Lampaui 700 Jiwa

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

KORPS Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras menyusul eskalasi militer yang kian memanas di kawasan Timur Tengah. IRGC bersumpah tidak akan membiarkan serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel tanpa balasan setimpal, terutama setelah serangan tersebut menghantam berbagai fasilitas militer dan pemukiman sipil di wilayah Iran.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip melalui stasiun televisi pemerintah IRIB pada Selasa (3/3/2026), IRGC menegaskan bahwa operasi militer terhadap rezim Zionis dan sekutunya akan terus berlanjut sebagai bentuk pembelaan kedaulatan.

"Para penjahat Amerika dan Israel harus paham bahwa tidak satu pun kejahatan dan pembunuhan mereka akan dibiarkan tanpa balasan. Perang melawan AS dan rezim Israel akan terus berlanjut," tegas pernyataan resmi IRGC.

Baca juga : Kepala IRGC Iran Ancam Serang Israel Lagi jika...

Dugaan Penargetan Fasilitas Sipil

IRGC menuduh koalisi AS-Israel secara sengaja menargetkan infrastruktur publik untuk memicu kepanikan massal di masyarakat Iran. Laporan internal militer Iran menyebutkan bahwa serangan tersebut telah menghantam sekolah, rumah sakit, stadion, restoran, hingga gedung pernikahan.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis IRGC, jumlah korban jiwa dari kalangan warga sipil kini telah melampaui angka 700 orang. Beberapa insiden tragis dilaporkan terjadi dalam 24 jam terakhir:

  • Oshnavieh: Satu keluarga tewas seketika setelah rudal Tomahawk menghantam bangunan tempat tinggal mereka.
  • Salman: Lima orang dilaporkan tewas akibat serangan rudal yang mengenai kendaraan pribadi.
  • Urmia: Pasangan lanjut usia gugur setelah rumah mereka di distrik Kasemiyeh hancur terkena hulu ledak AS.
Konteks Krisis: Gugurnya Ali Khamenei

Ketegangan ini mencapai puncaknya setelah serangan besar-besaran AS dan Israel pada 28 Februari 2026. Televisi pemerintah Iran sebelumnya mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, gugur dalam serangan yang menargetkan Teheran tersebut.

Eskalasi Serangan Balasan

Sebagai respons atas gugurnya sang Pemimpin Tertinggi dan kerusakan infrastruktur nasional, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal balistik ke wilayah Israel serta sejumlah pangkalan militer AS yang tersebar di Timur Tengah.

Pengamat internasional mengkhawatirkan bahwa sikap keras IRGC ini menandakan dimulainya fase perang terbuka yang lebih luas (full-scale war) di kawasan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak Gedung Putih maupun Tel Aviv belum memberikan komentar terbaru mengenai klaim korban sipil yang disampaikan oleh pihak Teheran. (Sputnik/RIA Novosti/Ant/I-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Megawati Kirim Surat Ke Dubes Iran, Sampaikan Duka Cita Atas Berpulangnya Ali Khamenei
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tren Baju Lebaran 2026: Dari Gamis “Istri Sah” hingga “Bini Orang” Ramai Diburu
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Zulhas soal Penyebab Harga Cabai Mahal Jelang Lebaran: Musim Hujan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Terjaring OTT di Pekalongan, Bupati Fadia Arafiq Dibawa ke Gedung Merah Putih KPK
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Utang Paylater Warga Indonesia di Bank Naik 20% pada Awal 2026
• 18 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.