Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengingatkan para pejabat fungsional yang baru dilantik agar responsif menghadapi dinamika tantangan kota dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Ia meminta seluruh pejabat fungsional memiliki kesiapan serta sikap adaptif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan.
Para pejabat juga diminta mampu mempercepat pelaksanaan program prioritas perangkat daerah yang sejalan dengan pembangunan Jakarta.
Pesan tersebut disampaikan saat pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berlangsung di Balai Kota.
Pramono meminta pejabat fungsional membangun pola kerja inovatif yang berorientasi pada hasil.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan inovasi dan perbaikan yang memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik.
Selain itu para pejabat diminta menjaga semangat sinergi dan soliditas tim dalam bekerja.
Hal tersebut dilakukan dengan membangun komunikasi terbuka serta menciptakan suasana kerja yang kondusif.
Pramono menekankan pentingnya bekerja dalam satu kesatuan untuk mencapai visi pembangunan bersama.
Pramono meminta pejabat fungsional menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.
Mereka juga diingatkan untuk tetap menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, saran, dan kritik.
Ia menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas harus menjadi prioritas utama.
Pramono juga meminta para pejabat bekerja secara transparan dan akuntabel.
Dengan demikian setiap keputusan dan kebijakan dapat dipertanggungjawabkan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Ia juga mengajak para pejabat untuk turut berperan aktif dalam program “Jaga Jakarta” guna menjaga keamanan serta suasana kondusif kota di tengah dinamika situasi global.
Pramono berharap kehadiran pejabat fungsional tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Jakarta.
Pada kesempatan tersebut ia melantik sebanyak 521 pejabat fungsional dari 15 jenis jabatan pada 11 perangkat daerah.
Mayoritas pejabat yang dilantik merupakan personel Satuan Polisi Pamong Praja dengan jumlah sebanyak 473 orang.
Pramono menegaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan tersebut telah dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi yang adil, transparan, dan akuntabel.




