JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap ada pengelola lapangan padel di kawasan perumahan yang mencoba menawar aturan jam operasional.
Pramono menyebut ada pengelola yang meminta lapangan tetap beroperasi lewat pukul 20.00 WIB, padahal batas itu sudah berlaku bagi seluruh padel di zona perumahan, termasuk yang memiliki PBG.
“Walaupun sudah punya PBG, saya juga mendengar masih ada yang ingin menegosiasi di atas jam 20.00 WIB. Kami tidak berikan. Maksimum jam 20.00 WIB,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Baca juga: Pramono Ogah Negosiasi dengan Bos Padel, Operasional Maksimal Tetap 20.00 WIB
Menurut dia, pembatasan itu dibuat untuk menjaga kenyamanan warga.
Pemprov DKI menerima banyak keluhan terkait kebisingan dari aktivitas padel pada malam hari, terutama suara pantulan bola dan teriakan pemain.
Karena itu, Pramono meminta pengelola memastikan kegiatan olahraga tersebut tidak mengganggu lingkungan sekitar.
Jika masih menimbulkan kebisingan, lapangan wajib dilengkapi sistem peredam suara.
Selain soal jam operasional, Pramono juga menegaskan seluruh lapangan padel di Jakarta harus memiliki PBG.
Namun, kepemilikan izin bukan berarti pengelola bisa mengabaikan aturan lain.
“Jadi untuk padel di Jakarta semuanya harus berizin, punya PBG. Bagi semua padel yang melakukan pelanggaran, tidak punya PBG, maka akan kami ambil tindakan yang tegas,” tutur dia.
Baca juga: Punya PBG Bukan Berarti Kebal, Pramono Ancam Tindak Tegas Padel Bandel
Sanksi yang disiapkan mulai dari teguran, penghentian kegiatan, hingga pembongkaran dan pencabutan izin usaha.
Data Pemprov DKI mencatat ada 397 lapangan padel di Jakarta. Pramono menduga sebagian belum memiliki PBG dan akan ditindak jika terbukti melanggar.
Ia juga memastikan tidak akan ada pembangunan lapangan padel baru di zona perumahan.
Ke depan, pembangunan hanya diperbolehkan di zona komersial dan harus mengantongi persetujuan teknis awal dari Dinas Pemuda dan Olahraga agar tidak berdiri sembarangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang