KOMPAS.TV - Militer Israel merilis video yang diklaim sebagai serangan ke sistem pertahanan udara Iran.
Israel mengklaim telah menghancurkan sekitar 300 peluncur rudal Iran.
Israel meningkatkan serangan udara terhadap peluncur rudal Iran, Selasa (3/3/2026) waktu setempat.
Iran membalas terhadap Israel dan sejumlah negara di wilayah Teluk.
Iran telah menembakkan puluhan rudal balistik ke Israel, memicu sirene serangan udara di seluruh negara itu.
Komando Pusat Militer Amerika Serikat merilis rekaman pada Selasa, yang memperlihatkan kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS menembakkan rentetan rudal ke sejumlah target di Iran.
Komandan Komando Pusat Amerika Serikat, CENTCOM, Laksamana Brad Cooper mengklaim pasukan Amerika telah melenyapkan hampir 2.000 target di Iran dan melumpuhkan serangan Teheran di udara dan laut.
Amerika juga mencatat, Iran telah meluncurkan hingga 2.500 amunisi sebagai balasan dan menuduh Teheran 'menargetkan warga sipil tanpa pandang bulu' dan mengklaim kemampuan Iran telah menurun.
Seratusan peti mati diarak melalui jalan-jalan Minab, Selasa (3/3/2026) waktu setempat menuju lokasi pemakaman.
Ribuan pelayat mengiringi pemakaman korban.
Media Iran melaporkan total 165 orang, termasuk anak-anak yang wafat dalam serangan di Sekolah Dasar Putri Shajareh Tayyebeh di Iran selatan pada hari Sabtu.
Iran menyalahkan AS dan Israel atas jatuhnya korban yang didominasi anak-anak.
Bandara Mehrabad di Iran menjadi salah satu sasaran serangan Israel pada Selasa kemarin waktu setempat.
Layanan penyelamatan Israel mengatakan, setidaknya 11 orang tewas sejak hari Minggu.
Iran membalas serangan Israel dan negara-negara Teluk dengan menargetkan obyek penting produksi minyak dan gas alam dunia.
Baca Juga: Donald Trump Ngaku Kaget Perang AS-Israel Lawan Iran Meluas!
#iran #israel #amerika
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- iran
- israel serang iran
- peluncur rudal iran
- rudal balistik
- amerika serikat





